Komitmen Pemkot Bogor Perkuat Sektor Pendidikan

BOGORONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menunjukkan konsistensi dan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program prioritas, termasuk pengalokasian anggaran yang memadai.

Pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kota Bogor Tahun 2026, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyerahkan penghargaan kepada para pelajar berprestasi, guru, sekolah, insan pendidikan, serta para pegiat pendidikan.

 

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Bogor dengan berbagai instansi pendidikan di Lapangan Sempur, Sabtu (2/5/2026).

Beberapa kerja sama yang ditandatangani, di antaranya kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Bogor dengan 57 yayasan terkait dukungan penyelenggaraan pendidikan bagi SMP Swasta dan MTs Swasta, serta perjanjian kerja sama dengan 67 sekolah swasta terkait pemberian beasiswa pendidikan bagi peserta didik SMP swasta maupun MTs swasta.

Selain itu, Pemerintah Kota Bogor juga menjalin kerja sama dengan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, peningkatan mutu pendidikan, serta asistensi mengajar pada satuan pendidikan di Kota Bogor.

Kerja sama serupa juga dilakukan dengan Universitas Pakuan (UNPAK) untuk peningkatan mutu dan asistensi mengajar pada satuan pendidikan di Kota Bogor.

Dedie Rachim mengatakan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama dalam program pembangunan Kota Bogor.

Menurutnya, alokasi anggaran pendidikan di Kota Bogor telah melampaui 20 persen dari APBD. Komitmen tersebut terus diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan.

“Tadi kita melakukan penguatan kerja sama dengan berbagai instansi pendidikan dan jajaran Pemerintah Kota Bogor, salah satunya melalui dukungan pembiayaan pendidikan bagi warga Kota Bogor agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Dedie Rachim usai upacara di Lapangan Sempur.

Ia menambahkan, melalui kerja sama tersebut, masyarakat yang belum dapat mengakses sekolah negeri maupun terkendala biaya tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta hingga perguruan tinggi dengan dukungan beasiswa dari pemerintah.

“Jadi, tidak ada lagi kendala bagi anak-anak berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hanya karena persoalan biaya. Selama memiliki prestasi, mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa dan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *