bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI
Keluarga besar Relawan Junaidi Samsudin (SUJUD’S) kembali menggelar agenda tahunan Family Gathering bersama ratusan anak yatim. Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kebahagiaan ini digelar di salah satu kolam renang di wilayah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (11/7/26).
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Junaidi Samsudin menyampaikan, bahwa sebanyak 355 anak yatim yang berada di bawah pendampingan dan santunan rutin SUJUD’S hadir menikmati rekreasi ini. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh para pendamping beserta keluarga besar relawan dari berbagai wilayah seperti Limusnunggal, Pasir Angin, Cileungsi Kidul, dan Cileungsi, dengan total estimasi peserta mencapai 2.000 orang.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap bulan Muharram sekaligus memanfaatkan momentum libur sekolah, kami selalu mengajak anak-anak yatim untuk berekreasi. Alhamdulillah, tahun ini bisa terlaksana di Gunung Putri,” ujar pria yang akrab disapa Junsam tersebut.
Pola Pendampingan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Santunan
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan bahwa SUJUD’S menerapkan pola pendampingan yang melekat. Anak-anak yatim tidak hanya dikumpulkan saat acara seremonial, melainkan dipantau secara berkelanjutan melalui tokoh dan tim relawan di masing-masing wilayah.
Junsam menegaskan, komitmennya mencakup aspek esensial seperti:
Kebutuhan Pokok & Keseharian: Memastikan tidak ada anak yatim yang kelaparan.
Pendidikan: Mengawal keberlanjutan sekolah anak-anak dididik.
Kesehatan: Respon cepat terhadap anak yang sakit.
Sebagai bukti nyata, di sela-sela acara Junsam langsung berkoordinasi dengan tim medis untuk membawa salah satu anak asuhnya yang dilaporkan sedang sakit agar segera dievakuasi ke rumah sakit.
“Mata dan telinga saya terbatas. Mustahil saya bisa mengawasi semuanya sendiri. Karena itu, saya serahkan kepada para pendamping untuk memperhatikan kondisi mereka sehari-hari. Kalau ada persoalan, tinggal laporkan kepada saya,” tegasnya.
Berangkat dari Nol, Bertekad Muliakan Anak Yatim
Bagi Junsam, menyayangi anak yatim adalah panggilan hati yang berakar dari perjalanan hidupnya sendiri. Ia mengaku tidak lahir dari keluarga berada atau kalangan pejabat, melainkan merintis segalanya dari bawah.
“Saya benar-benar berangkat dari nol. Karena itu, ketika melihat anak yatim, hati saya tergerak. Rasulullah selalu berpesan, kalau kita ingin hidup makmur, tenang, dan bahagia, maka muliakanlah anak yatim,” tutur Junsam emosional.
Ia juga menyadari bahwa liburan ke wahana permainan air mungkin hal biasa bagi sebagian orang, namun sangat mewah bagi anak-anak yatim. “Saya yakin belum tentu 20 persen dari anak-anak ini pernah datang ke tempat seperti ini. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?” tambahnya.
Momen Hangat Kejutan Ulang Tahun Istri
Suasana haru dan kebersamaan semakin memuncak di penghujung acara. Di hadapan ribuan relawan dan anak yatim, Junaidi Samsudin memberikan kejutan berupa ucapan ulang tahun serta doa romantis untuk istri tercintanya.
“Selamat ulang tahun untuk istriku tercinta. Semoga kami tetap menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Diberikan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat,” ucapnya yang diaminkan oleh seluruh peserta yang hadir.
Acara Family Gathering SUJUD’S 2026 ini sukses menjadi ruang pelepas penat yang tidak hanya menghadirkan senyum di wajah ratusan anak yatim, tetapi juga memperkuat soliditas mesin sosial relawan di Kabupaten Bogor.(rul)





