BOGORONLINE.com – Karang Taruna (KATAR) se-Kota Bogor menjalani orientasi kepemimpinan dan kaderisasi di Balai Kota Bogor, Minggu (5/7/2026) lalu.
Kegiatan tersebut mengusung tema Membangun Kader yang Berkualitas, Menguatkan Pengabdian Pemuda untuk Kota Bogor Beres dan Maju.
Orientasi dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Ia mengatakan, KATAR yang diatur dalam Permendagri dan Permensos menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Peran tersebut juga diperkuat melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Kota Bogor.
“KATAR adalah lembaga yang secara legitimasi diakui dan justru membantu percepatan program pemerintah. Khususnya secara lex specialis bidang kesejahteraan atau permasalahan sosial di tingkat masyarakat,” tegasnya.
Karena itu, eksistensi KATAR harus kembali diperkuat sebagai pendamping Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menjalankan berbagai program. Jenal Mutaqin pun memberikan tugas khusus kepada anggota KATAR Kota Bogor.
“Saya kasih tugas untuk mendata, jemput bola anak-anak putus sekolah, masyarakat yang memang nganggur secara data yang ada di dinas-dinas terkait,” ucapnya.
Tugas tersebut diberikan sekaligus untuk memvalidasi data anak putus sekolah dan pengangguran yang ada di tengah masyarakat. Dengan begitu, penyelesaian berbagai permasalahan dapat dilakukan secara lebih konkret.
KATAR juga diminta mendukung pelaksanaan visi dan misi Dedie A. Rachim–Jenal Mutaqin di berbagai bidang melalui kolaborasi dan sinergi dengan aparatur wilayah, mulai dari RT, RW, lurah, hingga camat.
“KATAR hadir sebagai anak kandung dan mendukung program percepatan visi misi wali kota atau Pemkot Bogor,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua PD Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah, menjelaskan bahwa orientasi dan kaderisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial.
Namun, hasilnya dapat diimplementasikan dengan turun langsung ke wilayah serta menjalankan program pemerintah secara utuh.
“Karang Taruna adalah pekerjaan sosial, niatkan dari hati untuk membantu masyarakat. Jangan pernah ada kata tidak ada manfaatnya masuk Karang Taruna. Dengan semangat, kita kibarkan panji Karang Taruna dan bersama-sama mendukung kegiatan pemerintah daerah,” serunya.





