BogorOnline.com — Kendati dikenal sebagai maskot Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Joko Widodo (Jokowi) ternyata belum masuk dalam jajaran pengurus pusat PSI. Presiden RI ke-7 itu pun diminta para kadernya segera masuk dalam jajaran pengurus pusat PSI.
Sinyalemen ini dilontarkan Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Kabupaten Bogor, Sabtu (24/10/2026).
Dalam sambutannya di hadapan Ketum PSI Kaesang Pangarep dan Jokowi, Rena melontarkan harapannya agar mantan Presiden RI tersebut segera bergabung dalam jajaran pengurus pusat PSI.
“Aspirasi ini muncul dari kalangan internal partai, mulai dari tingkat wilayah, kecamatan, hingga ranting. Para kader kerap mempertanyakan kapan Jokowi akan masuk ke dalam kepengurusan DPP PSI,” ucapnya.
Dalam kesempatan Rakorda tersebut, Jokowi sendiri belum secara eksplisit memberikan pernyataan resmi bahwa dirinya siap menjadi pengurus pusat PSI.
Dalam paparannya, Rena Da Frina menyampaikan tekadnya untuk membawa PSI Kabupaten Bogor meraih hasil positif sesuai target politik pada Pemilu 2029.
Rena mengungkapkan bahwa pembentukan struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) PSI Kabupaten Bogor telah mencapai 96 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Target perolehan kursi legislatif yang ingin dicapai PSI Kabupaten Bogor pada Pemilu 2029, yakni satu kursi DPR RI, satu kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, dan enam kursi DPRD Kabupaten Bogor.
“Target tersebut menjadi pekerjaan organisasi yang perlu ditindaklanjuti melalui penguatan struktur, konsolidasi kader, dan kerja politik di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dalam Rakorda tersebut, sejumlah kiai dan ustad kampung juga disematkan sebagai anggota partai berlambang gajah tersebut.
(Acep Mulyana)





