Rehab Total! Kantor Desa Mekarsari Dibangun Dua Lantai Gunakan Bankeu 2026

bogorOnline.com-CILEUNGSI
Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, resmi memulai proyek rehabilitasi total gedung kantor desa setempat. Bangunan lama menjadi gedung dua lantai demi menunjang peningkatan mutu pelayanan publik.

​Proyek pembangunan ini didanai melalui anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi kantor desa lama yang identik dengan cat hijau kini tampak telah dibongkar hampir menyeluruh. Bagian atap, plafon, hingga sebagian dinding tembok sudah diratakan. Puing-puing material bangunan dan genteng masih tampak berserakan di dalam area ruangan, sementara sejumlah pekerja fokus melakukan pembongkaran rangka kayu serta pembersihan area.

​Kepala Desa (Kades) Mekarsari Nasih menjelaskan, bahwa transformasi kantor desa menjadi bangunan dua lantai merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Pasalnya, gedung lama dinilai sudah tidak representatif dan kurang memadai dalam menampung tingginya aktivitas pelayanan warga yang terus meningkat.

​”Alhamdulillah, Desa Mekarsari tahun ini mendapatkan alokasi Bankeu dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Kami manfaatkan anggaran ini untuk merenovasi total kantor desa menjadi dua lantai. Tujuannya tidak lain agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal, nyaman, dan profesional,” ujarnya.

​Ia menambahkan, perencanaan tata ruang gedung baru ini telah disesuaikan dengan fungsi pelayanan dan kemasyarakatan:

​Lantai 1: Difungsikan sebagai pusat pelayanan publik, mencakup administrasi kependudukan, ruang kerja Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta jajaran perangkat desa.

​Lantai 2: Diproyeksikan sebagai aula pertemuan warga, ruang rapat Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, serta wadah kegiatan kemasyarakatan lainnya.

​Menurut Nasih, program Bankeu Infrastruktur Desa merupakan salah satu program unggulan Bupati Bogor yang terbukti efektif mendorong pemerataan dan percepatan pembangunan hingga ke tingkat desa. Dimana masih ia mengataaan, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan proyek ini. Pihak TPK berjanji akan pengerjaan dilakukan ketat sesuai spesifikasi teknis dan mengutamakan kualitas konstruksi.

“Agar gedung dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang,” tambahnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *