BOGORONLINE.COM – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Bogor resmi menyerahkan surat tugas kepada Raendi Rayendra sebagai bakal calon wali kota Bogor yang akan bertarung di Pilkada 2024.
Turunnya surat tugas dari PDI Perjuangan itu menjadi surat tugas kedua yang dikantongi Raendi Rayendra setelah sebelumnya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor.
Surat tugas dari PDI Perjuangan diserahkan Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata didampingi Sekretaris Atty Somaddikarya dalam rapat kerja cabang (Rakercab) IV dan V. Prosesi itu disaksikan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono dan Sekretaris Ketut Sustiawan.
“Ini surat tugas saya yang kedua dari partai politik. Isinya sama kurang lebih bagaimana kita berkonsolidasi dengan partai lain untuk mencari teman koalisi dan juga mencari calon wakil wali kota,” kata Rayendra.
Dokter spesialis kulit dan kelamin ini diberikan waktu selama dua minggu untuk melaksanakan instruksi sebagaimana surat tugas tersebut.
“Poin penting yang saya tangkap adalah mencari teman koalisi. Insyaallah koalisi sebetulnya sudah ada, tinggal saya mencari wakil,” imbuh Rayendra.
Rayendra menyebut ada sejumlah figur yang sedang digodok dan dibidik yang nanti akan menjadi pasangannya di Pilkada. Namun, dirinya masih merahasiakan.
“Tapi saya belum tahu siapa (calon wakilnya). Kadang wakil itu baru terbentuk, saya dengar dari teman-teman lain nanti last minute. Tapi yang penting kita sudah ada dulu ‘kekerannya’ siapa,” ujarnya.
Baginya, kriteria kandidat pasangannya nanti yang penting adalah orang baik dan bisa bekerjasama. Ia juga tidak melihat dari kalangan mana pun.
“Dari manapun saya masih buka peluang. Dari partai politik, dari birokrat atau pun di luar dari dua itu. Saya juga komunikasi dengan hampir semua orang yang sekarang mencalonkan diri menjadi wali kota,” katanya.
Terkait tugas mencari teman koalisi partai, Rayendra meyakini ada satu atau dua partai yang kemarin melakukan silaturahmi dan komunikasi politik masuk menjadi bagian.
“Dan mungkin ada satu partai di luar yang kemarin kami silaturahmi ada yang gabung juga. Tapi saya belum bisa spil apakah dari partai yang sendirian itu atau dari yang berempat itu,” ungkapnya.
Namun ia mengungkapkan kemungkinan terdekat yang akan bergabung dari PPP. “PPP mudah-mudahan akan gabung. Kemarin pas silaturahmi kan ada PPP, Gerindra juga ada Nasdem. Nanti kita lihat.”
Menurutnya, politik ini betul-betul sangat cair semuanya bisa berubah dalam waktu satu hari atau 24 jam atau bahkan hitungan 12 jam.
“Saya pernah mengalami itu dalam perjalanan ini. Ketika kita sudah salaman, ternyata besoknya berubah. Gitu lah politik sangat dinamis. Tapi semua tujuannya sama untuk kebaikan Kota Bogor,” ujarnya.
Kendati demikian, Rayendra meyakini untuk tiket syarat dukungan maju Pilkada Kota Bogor sudah ada ditangan.
“Yang pasti Insyaallah 10 kursi sudah ada di saya, sudah saya pegang yang lain masih bismillah. Mohon doanya,” tutupnya.





