Bojong Gede – bogoronline.com – Pembangunan Jalan Bojonggede – Kemang, dengan anggaran bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU – Pera), membuat wilayah yang terlintasi jalan itu, perekonomiannya diprediksi bakal meningkat. Bahkan akan mendekati Cibinong yang menjadi pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor.
Proyek yang informasinya akan dijadikan catatan sejarah bagi Bupati Nurhayanti, ketika tak lagi menjabat orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini, turut melambungkan harga tanah dan perumahan, seperti di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang.
“Kendati jalan ini belum terbangun, namun harga tanah yang ada di kanan-kiri jalan melambung puluhan kali lipat, pada tahun 2008 lalu, di sini harga tanah permeternya hanya Rp 50 ribuan saja, namun sekarang sudah melonjak antara Rp 1 hingga Rp 1,5 jutaan, itu pun lokasinya tidak dipinggir jalan utama,” kata Nursaleh, warga Kampung Jampang, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurjalang, Minggu (25/09).
Nursaleh berharap, megaproyek ini mampu mendongkrak perekonomian Kalisuren khususnya dan umumnya Tajurhalang. “Desa saya itu, sekitar 10 tahun lalu, merupakan desa tertinggal, tapi berkat banyaknya perumahan dan pembangunan Jalan Bojonggede – Kemang, predikat terbelakang atau tertinggal perlahan, tapi pasti mulai menampak kemajuan, kalau ibarat pepatah habis gelap terbitlah terang,” ungkapnya.
Husni, warga Komplek Perumahan Griya Kalisuren mengaku beruntung, sebab dulu dirinya tak jadi pindah. “Perumahan ini dulu sepi, sehingga banyak penghuninya yang menjual rumahnya, namun sekarang, perumahan kali lokasinya persis berada di pinggir Jalan Bojonggede – Kemang atau orang sini menyebutnya Jalan Tegar Beriman II,” kata tokoh masyarakat Desa Kalisuren itu.
Bupati Nurhayanti, saat meninjau lokasi proyek berharap, perataan tanah, untuk pembangunan Jalan Bojonggede – Kemang, sebelum tahun ini rampung. “Jalan ini dibangun, untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di tiga kecamatan, yakni Bojongede, Tajurhalang dan Kemang,” terangnya.
Proyek pembangunan Jalan Bojonggede – Kemang sepanjang 4,5 kilometer ini, kata Nurhayanti, jika sudah terbangun jarak tempuh antara tiga kecamatan yang dilintasi dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong menjadi singkat. “Ketika jalan ini tahun 2018 mendatang terbangun, butuh waktu 10 menit dari Kecamatan Kemang, untuk sampai ke Cibinong,” katanya.
Dari hasil pantauan perataan tanah sudah mencapai 17 persen, ditargetkan pada tahun 2016 ini, tanah yang sudah diratakan mencapai 50 persen. “Nantinya setelah selesai perataan tanah di Tajurhalang, konsentrasi kita arahkan membebaskan lahan di wilayah Kecamatan Bojonggede,” pungkas Nurhayanti. (Zahra)





