BogorOnline.com – BABAKAN MADANG
Fungsionalitas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Bogor Heriman menegaskan, terkait masalah galian bodong di pinggir jalan Kampung Babakan Madang, RT02/03, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor rusak jalan dan bikin jengah warga. Pihaknya sudah kelokasi untuk menghentikan kegiatan tersebut belum lama ini. Ditambah lokasi galian itu dekat Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sentul 05.
“Membahyakan bisa saja sekolah terabut nanti ambruk jika terus di gali,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui sambungan Whatsapp (WA) pribadinya belum lama ini.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Achmad Yaudin Sogir mengatakan, terkait ada lagi galian bodong di Desa Sentul yang merusak jalan dan bikin jengah warga. Segala bentuk kegiatan yang mengakibatkan tidak membuat nyaman warga dan jika memegangnya belum mengantongii izin.
Minggu depan akan segera di inspeksi mendadak (Sidak) oleha komisi 1 dalam waktu dekat, tegas Sogir sapaan akrabnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui sambungan Whatsapp (WA) pribadinya Senin (16/06/25).
Hal itu seperti penjelasan warga sekitar Arip menjelaskan, saag ia melintas di jalan tersebut dirinya harus mengenakan masker. Lantaran debu yang tebal sekali akibat kegiatan galian itu, bahkan anaknya sampai batuk-batuk.
“Kacau ini galian dampaknya bagi warga harus segera ditindak oleh Pemerintah,” kelunya saat ditemui Wartawan di lokasi yang belum lama ini.
Sambung se orang pemotor Riza menambahkan, dirinya melewati jalan Sentul merasa sangat terganggu. Lantaran debu beterbangan saat cuaca panas, bahkan sampai masuk ke mata. Selain itu, bekas tanah yang tumpah di jalan sangat berbahaya.
“Jangan sampai menunggu ada korban kecelakan akibat tanah dari galian itu yang tumpah sampai ke jalan. Memang pihak penggali mau tanggung jawab kalau ada korban jiwa,” kesalnya dilokasi.
Terpisah saat bogorOnline.com mencoba menyakan terkait masalah galian bodong ke pihak pengali bernama Alek. Melalui sambungan Whatsapp (WA) pribadinya, beberapa kali tidak ada jawaban sama sekali Minggu (15/06/25).(rul)





