BogorOnline.com, CIBINONG- Sebanyak 28.382 pegawai pemerintahan dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat resmi menjadi milik pemerintah provinsi. Tak terkecuali Kabupaten Bogor yang harus kehilangan pegawai sebanyak 1.350 orang.
Dari jumlah itu, sekitar 80 persen diantaranya merupakan tenaga pengajar SMA/SMK, lantaran kewenangan SLTA juga kini diambil alih Pemprov Jabar dan berlaku efektif 2017 mendatang.
“Bekerja tetap di sekolah di sini (Kabupaten Bogor). Tapi secara administrasi ada di pemerintah provinsi,” kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Dadang Irfan kepada BogorOnline.com, Minggu (2/10).
Soal kewenangan pertambangan yang juga diambil alih Pemprov Jabar, Dadang menjelaskan, dari 90 pegawai Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor, hanya 13 orang yang dilimpahkan ke provinsi dan tidak termasuk Kepala Dinas, Ridwan Syamsudin.
“Iya karena kita di daerah masih memiliki fungsi pengawasan tambang di Kabupaten Bogor. Makanya tidak semua orang teknisnya jadi milik pemprov,” lanjut Dadang.
Selain kehilangan tenaga guru dan beberapa pegawai Dinas ESDM, sisa dari 1.350 pegawai yang diserahkan ke Pemprov Jabar meliputi, tenaga fungsional kehutanan dan penyuluh Keluarga Berencana (KB). (cex)





