BOGORONLINE.com – Pembangunan Jalan Trase Danasasmita diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat di Bogor Selatan. Proyek infrastruktur tersebut kini mulai memasuki tahap pengerjaan setelah sempat mengalami beberapa kali penundaan.
Anggota DPRD Kota Bogor, Hakanna, menilai pembangunan jalan baru itu menjadi kebutuhan mendesak bagi warga karena akan menunjang akses utama masyarakat menuju pusat ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
“Saya mewakili DPRD dan warga Bogor Selatan, kebetulan saya tinggal di Pamoyanan jadi terdampak langsung juga. Jadi pada hari ini saya mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang walaupun sempat tertunda beberapa kali, akhirnya hari ini kita bisa memulai tahapan pekerjaan pembangunan jalan trase Danasasmita,” ungkap Hakanna.
Politisi Partai Amanat Nasional itu berharap pembangunan dapat berjalan cepat dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberadaan jalan tersebut akan menjadi penunjang utama mobilitas warga Bogor Selatan.
“Harapan saya mudah-mudahan pembangunannya ini bisa cepat, cepat selesai karena ini sebenarnya bukan sekedar pembangunan fisik ya, tapi ini lebih kepada nadi kehidupan masyarakat Bogor Selatan. Ini jalur akses pekerja, sekolah termasuk kesehatan,” katanya.
Hakanna menambahkan, DPRD Kota Bogor akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas pekerjaan.
“Jadi kami di DPRD tentunya berkomitmen untuk terus mengawasi supaya pembangunan ini bisa dilaksanakan sebagaimana yang direncanakan, dan yang paling utama bisa cepat waktunya bisa sesuai,” tegasnya.
Terkait kekhawatiran mengenai dampak pembangunan terhadap kawasan budaya dan lokasi yang diduga sebagai cagar budaya, Hakanna memastikan persoalan tersebut telah dibahas bersama budayawan serta instansi teknis terkait.
“Dan terkait dengan kawasan budaya, waktu itu saya di Komisi III juga beberapa kali rapat dengan para budayawan dan juga dengan PUPR. Insya Allah dengan rencana yang sudah dibuat tidak mengganggu kawasan-kawasan yang diduga sebagai cagar budaya,” jelasnya.
Selain pembangunan jalan, kawasan sekitar trase Danasasmita juga direncanakan akan ditata lebih modern dan nyaman bagi masyarakat. Penataan itu meliputi penyediaan fasilitas pendukung seperti jalur pedestrian guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.





