Belum Kering Keringat Warga Soal Kenaikan BBM, Harta DPRD Kabupaten Bogor Ikut Naik

bogorOnline.com-CIBINONG
Belum kering keringat warga soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tengah malam tersebut. Harta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor ada yang naik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 dan 2025.

Secara umum, mayoritas wakil rakyat di Kabupaten Bogor mencatatkan pertumbuhan aset. Dari total 55 legislator, sebanyak 34 anggota mengalami kenaikan harta kekayaan, 13 anggota mengalami penurunan, sementara 8 anggota lainnya belum memperbarui atau menyediakan data laporan untuk tahun 2025.

Lonjakan dan Merosotnya Harta Kekayaan Tertinggi

​Dinamika fluktuasi harta kekayaan yang paling mencolok dipegang oleh dua nama dari fraksi yang berbeda:

Kenaikan Terbesar: Diadopsi oleh Beben Suhendar dari Fraksi Gerindra (dapil Bogor 2). Harta kekayaannya melonjak drastis dari Rp1,958 Miliar pada tahun 2024 menjadi Rp5,514 Miliar pada tahun 2025, atau bertambah Rp3,556 Miliar.

Penurunan Terbesar: Dialami oleh Azwar Anas dari Fraksi NasDem (dapil Bogor 4). Asetnya menyusut tajam hingga Rp7,568 Miliar, dari semula Rp9,996 Miliar pada 2024 tersisa menjadi Rp2,429 Miliar di tahun 2025.

Terpisah salah seorang warga Cibinong, Hafid (60) mengaku, terkejut saat mengetahui harga Pertamax naik lebih dari Rp4.000 per liter. Menurutnya, kenaikan tersebut sangat memberatkan masyarakat yang selama ini setia menggunakan BBM nonsubsidi tersebut.

‎”Ya mau diapain, mau marah juga sudah naik. Yang saya sesalkan itu tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba saja jam 12 malam langsung naik,” ujar Hafid usai mengisi BBM di salah satu SPBU di kawasan Cibinong belum lama ini.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *