Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Dadang Sanjaya Muliakan Anak Yatim dan Dhuafa

BOGORONLINE.com – Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum berbagi bagi pengusaha asal Kota Bogor, Dadang Sanjaya. Berbeda dengan masyarakat yang merayakannya melalui tradisi pawai obor, Owner Andalan dan Bussiness itu memilih memuliakan anak yatim piatu dan kaum dhuafa melalui kegiatan santunan di Kampung Gawir, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (15/6/2026) malam.

Dalam kegiatan sosial yang berlangsung sederhana namun penuh khidmat itu, sebanyak 22 anak yatim dan dhuafa menerima santunan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Bondongan Yanti Maryanti, Ketua DKM Masjid Aljuman H. Denden, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dadang Sanjaya mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya menjadi pergantian waktu dalam kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau warga lain melakukan pawai obor, kami ingin memperingati Tahun Baru Islam ini dengan cara berbeda, yaitu berbagi kepada anak yatim dan dhuafa. Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Dadang.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mari Kita Jadikan Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Ini Untuk Memperbaiki Diri, Mempertebal Keimanan serta Memperbanyak Amal Kebaikan. Dengan Peduli dan Memberi Akan Memperkuat dan Melancarkan Rezeki.”

Menurut Dadang, tema tersebut menjadi pengingat agar masyarakat terus menjaga kepedulian dan mempererat solidaritas sosial di lingkungan masing-masing.

“Tujuannya sederhana, ingin memberikan manfaat kepada warga sekitar. Berbagi memang sudah menjadi panggilan hati saya. Saya ingin mengawali tahun baru Islam ini dengan berbagi kebahagiaan,” katanya.

Meski menjadi kegiatan santunan perdana yang digelar secara mandiri, Dadang berharap langkah tersebut dapat menjadi awal dari gerakan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan di Kampung Gawir.

“Mudah-mudahan ke depan bisa terus berkelanjutan dan menjadi batu pijakan agar masyarakat di kampung ini semakin kompak, guyub, dan peduli satu sama lain,” ucapnya.

Aksi sosial yang dilakukan Dadang Sanjaya mendapat apresiasi dari Lurah Bondongan Yanti Maryanti. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kebahagiaan langsung bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang menerima santunan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Anak-anak yatim piatu dan dhuafa bisa merasakan rezeki yang diberikan Pak Dadang. Mudah-mudahan menjadi berkah, dan doa dari anak-anak ini diijabah agar beliau selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” tutur Yanti.

Yanti juga mengungkapkan, kepedulian sosial Dadang Sanjaya tidak terlepas dari perjalanan hidup yang pernah dilaluinya. Menurutnya, pengalaman menghadapi masa sulit membentuk karakter Dadang menjadi pribadi yang peduli ketika telah mendapatkan keberhasilan.

“Beliau pernah merasakan masa-masa sulit. Ketika sekarang diberikan keberhasilan dan kesuksesan, beliau memilih untuk merangkul anak-anak yatim dan dhuafa. Ini adalah momen yang sangat tepat di Tahun Baru Islam,” ungkapnya.

Ketua DKM Masjid Aljuman, H. Denden, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan Dadang Sanjaya. Ia berharap kepedulian tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Bondongan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sangat positif untuk lingkungan Bondongan. Kalau di tingkat Jawa Barat ada KDM (Kang Dedi Mulyadi), maka di Bondongan kita punya KDS (Kang Dadang Sanjaya),” ujar H. Denden disambut senyum warga.

Ia berharap semangat berbagi yang ditunjukkan Dadang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya, sekaligus mendorong kepedulian terhadap kemakmuran masjid dan lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan beliau bisa terus berpartisipasi untuk masyarakat sekitar dan juga terus berkontribusi bagi kemakmuran masjid di lingkungan sekitar sini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *