Universitas Pakuan Wisuda 713 Lulusan Gelombang II 2026, Perkuat Komitmen Cetak SDM Unggul Berdaya Saing Global

BOGORONLINE.com – Universitas Pakuan (Unpak) kembali melahirkan ratusan lulusan baru melalui Sidang Terbuka Senat Universitas dalam Wisuda Program Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Gelombang II Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Puri Begawan, Kota Bogor.

Sebanyak 713 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai alumni Universitas Pakuan yang berasal dari 18 provinsi dan lebih dari 35 kabupaten/kota di Indonesia. Mayoritas lulusan berasal dari Bogor, Sukabumi, Depok, Tegal, dan Bekasi.

Prosesi wisuda tersebut menjadi penegasan komitmen Universitas Pakuan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Rektor Universitas Pakuan, Prof. Didik Notosudjono, mengatakan wisuda bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, melainkan awal dari tanggung jawab lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

“Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan yang telah Saudara raih. Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Jadilah alumni Universitas Pakuan yang memiliki integritas, profesionalisme, semangat belajar sepanjang hayat, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Prof. Didik.

Dari total 713 lulusan, sebanyak 30 orang merupakan lulusan Program Doktor (S3), 104 orang Program Magister (S2), 63 orang Fakultas Hukum, 129 orang Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 37 orang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 137 orang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, 41 orang Fakultas Teknik, 141 orang Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta 31 orang dari Sekolah Vokasi.

Universitas Pakuan juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik di setiap jenjang pendidikan.

Predikat lulusan terbaik Program Sarjana diraih Bernadette Alice Gavrila dari Program Studi Ilmu Komunikasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.

Sementara itu, lulusan terbaik Program Magister diraih Heriyanto dari Program Studi Manajemen Pendidikan dengan IPK 4,00. Untuk Program Doktor, penghargaan diberikan kepada Isbat dari Program Studi Ilmu Manajemen dengan IPK 3,99, sedangkan lulusan terbaik Program Diploma diraih Salsabila Ainun Zahra Wahid Putri dari Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,98.

Wisuda Gelombang II Tahun 2026 juga memperlihatkan semangat belajar lintas generasi. Universitas Pakuan mencatat wisudawan termuda pada Program Sarjana dan Diploma sama-sama berusia 20 tahun, sedangkan lulusan Program Doktor tertua berhasil menyelesaikan studi pada usia 68 tahun.

Dari sisi capaian akademik, sebanyak 354 lulusan atau 49,6 persen berhasil meraih predikat IPK tinggi sesuai standar universitas. Selain itu, 514 lulusan atau 72,1 persen mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

Berdasarkan hasil penelusuran awal (tracer study), 33,5 persen lulusan telah bekerja, 2,9 persen memilih berwirausaha, dan 1,9 persen melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Prof. Didik juga memaparkan berbagai capaian Universitas Pakuan selama periode Maret hingga Juli 2026.

Sebanyak 62 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) mengikuti Program Magang Mengajar di sejumlah sekolah di Kota Bogor melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.

Di tingkat internasional, tujuh mahasiswa memperoleh kesempatan mengikuti International Mobility Program Summer Camp di Rajamangala University of Technology Krungthep, Thailand.

Prestasi mahasiswa juga ditorehkan melalui berbagai kejuaraan nasional, mulai dari Muay Thai, Karate, Tarung Derajat, Pencak Silat, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), kompetisi ide bisnis, lomba esai, hingga inovasi sains bertaraf internasional.

Salah satu pencapaian yang mendapat perhatian datang dari Sekolah Vokasi yang berhasil meraih Juara I melalui inovasi robot kesehatan berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) sebagai solusi teknologi di bidang kesehatan.

Tak hanya di bidang akademik dan teknologi, mahasiswa Universitas Pakuan juga mencatat prestasi dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Barat melalui cabang fotografi, monolog, penulisan lakon, membaca puisi, hingga fashion show.

Menutup sambutannya, Prof. Didik menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pakuan Siliwangi, Senat Universitas, dosen, tenaga kependidikan, mitra, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pendidikan di Universitas Pakuan.

Ia berharap seluruh lulusan mampu menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi sesuai bidang keilmuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

“Saya berharap seluruh alumni Universitas Pakuan terus menjaga nama baik almamater, berkarya sesuai bidang keilmuan masing-masing, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa serta kemanusiaan,” tutup Prof. Didik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *