Sukamakmur – Sineas frame sukamakmur gelar Gala Premiere Film Sundulangit sebagai bentuk apresiasi terhadap talent, crew, dan semua pihak atas terwujudnya film karya kolaborasi muda-mudi sukamakmur yang kedua dalam keikutsertaanya di Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2026.
Film ini menceritakan tentang dinamika sosial petani kopi dan potensi pertanian yang ada di sukamakur.Pada edisi FFKB sebelumnya Sineas Frame Sukamakmur meraih 4 Nominasi dengan 2 penghargaan dari Film yang berjudul “Rinai” dengan penuh harap dapat meraih prestasi kembali di FFKB 2026.
Produser Sundulangit, Acep mengatakan, antusiasme anak muda Sukamakmur dalam berekreasi di perfilman dikecewakan dengan ketidakpastian Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor.
Acep mengak rasa kecewa team produksi itu dikarenakan ketidakpastian Agenda Penganugerahan Festival Film Kabupaten Bogor tahun 2026 dilakukan penundaan berkali-kali.
“Padahal, antusiasme pemuda ini harus disambut baik oleh Disparekraf yang sudah berhasil menggelar FFKB 2025, namun tidak jelas di FFKB 2026,” kata dia.
Ia mengaku, produksk film itu untuk mengikutsertakannya pada FFKB 2026 sebagai perwakilan dari kecamatan Sukamakmur berdasarkan Sekretarian Daerah Kabupaten Bogor Nomor : 000.1.5./570 – Disparekraf.
“Kami merasa kecewa dan menyayangkan event sebesar ini tidak memiliki kepastian penganugerahan dan sudah beberapa kali penundaan,” papar dia.
Kendati demikian, Gala Premiere yang dilakukan itu merupakan bentuk apresiasi dan merawat semangat para pemuda yang telah meluangkan waktu, tenaga dan materi demi berkarya.
“Hari ini kami menggelar Gala Premiere sebagain bentuk apresiasi terhadap semua pihak yang telah berkontribusi untuk terwujudnya film ini dan berpartisipasi di tingkat kabupaten” tutup dia





