Bupati Rudy Susmanto Apresiasi Langkah Pusat Bangun PSEL Bogor Raya 1 di Galuga

Bogor Raya29 views

CIBUNGBULANG, BOGORONLINE.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kebijakan Pemerintah Pusat yang mendorong percepatan pengelolaan sampah melalui pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di kawasan TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Menurut Rudy, kebijakan Pemerintah Pusat menjadi momentum penting dalam mempercepat penanganan persoalan sampah di Kabupaten Bogor, khususnya di Galuga yang telah menjadi lokasi pembuangan sampah sejak 1992.

“Ini merupakan momentum bersejarah bagi Kabupaten Bogor. Setelah 34 tahun, kita mendapatkan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang memungkinkan persoalan sampah di Galuga mulai ditangani dengan teknologi modern,” ujar Rudy.

Rudy menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran Pemerintah Pusat yang telah memberikan perhatian terhadap persoalan pengelolaan sampah sekaligus mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Ia menilai, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kebijakan nasional, dukungan pemerintah pusat, investasi, teknologi serta kolaborasi berbagai pihak agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Bogor tentu sangat mengapresiasi kebijakan Pemerintah Pusat. Ini adalah bentuk keberpihakan terhadap penyelesaian persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar,” katanya.

Rudy menjelaskan, PSEL Bogor Raya 1 dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 hingga 2.000 ton sampah per hari. Selain itu, kawasan Galuga juga akan dilengkapi fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar yang dikembangkan TNI Angkatan Darat untuk menangani sampah lama yang telah menumpuk.

Dengan adanya dua pendekatan tersebut, pengelolaan sampah di Galuga diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemindahan atau penimbunan sampah, tetapi mampu mengolah sampah menjadi sumber energi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap akan memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat hulu. Pengurangan, pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah tangga, desa hingga kecamatan tetap menjadi bagian penting agar volume sampah yang masuk ke Galuga dapat terus ditekan.

“Kita tetap harus menyelesaikan persoalan dari hulunya. Sampah harus mulai dikurangi dan dikelola sejak dari rumah, desa dan wilayah masing-masing. PSEL ini menjadi bagian dari solusi, bukan berarti pengelolaan dari hulu berhenti,” jelasnya.

Rudy berharap dukungan kebijakan Pemerintah Pusat dapat menjadi awal transformasi kawasan Galuga. Dalam jangka panjang, kawasan yang selama ini identik dengan tumpukan sampah diharapkan dapat dipulihkan dan memberikan manfaat lingkungan maupun ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *