Bogoronline.com, Rumpin – Sejumlah ruas jalan penghubung antara Kecamatan Rumpin dan Kecamatan Leuwiliang saat ini kondisinya rusak parah, selain menghambat aktivitas warga, rusaknya jalan juga sering memicu terjadi kecelakaan lalulintas.
Kondisi ruas jalan rusak misalnya di Desa Rabak, Desa Cibodas, Desa Gobang dan Desa Cidokom ini, sudah sepantasnya mendapatkan perhatian dan perbaikan.
“Kondisi kerusakan ruas jalan utama ini sangat mengganggu warga beraktifitas,,” kata Hidayat (46) warga Desa Cibodas, Rabu (21/12).
Kata dia, kondisi jalan ada yang berlubang besar seperti kubangan kerbau. Jika hujan turun air tergenang air. “Salah satu titik jalan yang rusak parah bisa dilihat di Kampung Tegal Gede RT 004 RW 006 Desa Cibodas Kecamatan Rumpin. Jalan ini mah bukan cuma rusak, tapi menyiksa dan menyusahkan,” keluhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cibodas, R. Maryadinata mengatakan, masyarakat berharap agar segera ada perbaikan dengan peningkatan jalan. “Ini kan jalur utama yang banyak digunakan warga masyarakat. Apalagi jalur ini merupakan jalur lintas utama antara kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor,” katanya.
Masih Mamay sapaannya, saat ini memang sudah ada proyek peningkatan jalan dengan betonisasi jalan di wilayah Desa Rabak. Namun sayang, sambungnya, pengecoran jalan tersebut tidak sampai ke wilayah desa yang dipimpinnya. “Harapan saya segera ada perbaikan jalan hingga ke wilayah desa kami,”harapnya.
Kata Mamay, informasi yang diterimanya, Ketua DPRD juga sempat meninjau ke lokasi perbaikan perbaikan jalan Desa Rabak, dan sempat melihat kondisi kerusakan di Desa lainnya di jalur Rumpin-Leuwiliang tersebut. “Meski sampai saat ini belum ada informasi lanjutan, semoga kunjungan itu bisa mendorong usulan perbaikan jalan ini di waktu mendatang,” ujarnya.
Kepala Desa yang sudah dua periode menjabat ini berharap, selain perbaikan peningkatan jalan ini, ia menginginkan agar perawatan ruas jalan utama ini bisa lebih ditingkatkan dan termasuk diadakannya pelebaran jalan.
“Saya belum mendapatkan informasi yang akurat soal peningkatan jalan, maupun pembangunan jembatan Paranje. Tapi Informasi yang berkembang saat ini rencana itu sudah masuk dan akan direalisasikan pada tahun 2017,” pungkasnya (mul).





