Gara-Gara Ditolak Tes Alasan Tidak Masuk Diakal, Ratusan Calon Banpol PP Kabupaten Bogor Demo

CIBINONG-

Ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) demo depan Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, lantaran salah satu rekannya di duga ditolak mengikuti tes Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Kamis (27/12/18).

Korlap Aksi Wildan mengatakan, demo yang dilakukan oleh pihaknya ini sebagai bentuk dari perlawanan lantaran rekannya yang ditolak mentah-mentah
mengikuti tes dengan alasan yang tidak masuk di akal. Karena dalam kondisi hamil padahal beberapa tahun sebelumnya diperbolehkan.

“Ko sekarang malah tidak boleh dan ini aneh sajakan,” ujarnya di lokasi saat ditemui Wartawan.

Wildan menambahkan, apalagi orang yang ditolak tersebut anggota staf dan bukan anggota lapangan. Dengan begitu pihaknya akan segera melayangkan surat , tuntutan untuk mempertanyakan aturan itu yang sudah merugikan rekanannya. Ditambah masih ia menjelaskan, setiap setahun sekali pihaknya juga harus ikut tes berbarengan dengan calon anggota Satpol PP baru.

“Menambah kesan ketidak profesional dari panitia penerimaan itu,” tegasnya.

Terpisah Kepala Bidan (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) pada Satpol PP Pemkab Bogor Ruslan mengatakan, mengenai demo yang dilakukan tadi pihaknya tidak mau ambil pusing dan memastikan bahwa yang melakukan walk out itu otomatis gugur dan tidak bisa mengikuti tes kembali. Apalagi lanjut dirinya menjelaskan, pihaknya juga sudah melaksanakan semua prosedur penerimaan Banpol tahun ini.

“Jadi alasan menolak penerima kerana sedang hamil itu sudah ada ketetapannya,” kilahnya saat ditemui bogorOnline.com di kantornya belum lama ini.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *