GMNI Bogor Warga Palestina Terlunta-Lunta Di Bumi Tegar Beriman, Kemana Perginya Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

CIBINONG-
Sekretaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bogor Fera Priyatna mengatakan, mengenai kabar satu keluarga pengungsi asal Palestina yang
terlunta-lunta di Bumi Tegar Beriman, ini bisa saja akibat minimnya peran Pemerinta setempat, untuk sigap dan tanggap terhadap warga Palestina tersebut.

Sedangkan sudah jelas lanjut ia menerangkan, pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, (UUD 45). Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus di hapuskan, kerena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan prikeadilan.

“Maka dari itu kami GMNI segara menindak lanjuti warga Palestina yang hari ini terlantar. Untuk dapat penanganan yang sesuai karena masih banyak warga lainnya yang masih kesulitan,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com Selasa (22/1/19).

Sebelumnya, Satu keluarga Pengungsi asal Palestina sampai saat ini nasibnya masih terlunta-lunta di Bumi yang katanya memiliki semboyan Tegar Beriman tapatnya di sekitar Stadion Pakansari, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor Senin (21/1/19).
Dari hasil video yang didapat bogorOnline.com terlihat satu keluarga
Palestina yang dikepalai sang ayah bernama Omar sedang berteduh dibawah terpal. Tepatnya depan Stadion Pakansari ditengah guyuran hujan deras disertai angin yang berhembus kencang. Membuat terpal yang menjadi tempat mereka berlindung sempat terbawa angin hingga Fatimah Azzahra (11) bersama adiknya basah oleh guyuran hujan saat itu.

Dalam video tersebut Fatimah mengatakan, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh dirinya ingin berbicara dengan bapak Presiden dan semua orang Indonesia bahwa dirinya berasal dari Palestina meminta tolong kepada masyarakat semua. Apakah kalian lanjut ia mengatakan,
menerima dengan keadaan yang dialami pihaknya saat ini yang tidur dengan beratapkan terpal dikarenakan memang tidak memiliki rumah.

Bahkan lanjut menjelaskan, setiap hari pihaknya tidur dan makan di pelataran Stadion ini dan dirinya juga Se orang Muslim sama seperti warga Indonesia. Apalagi dirinya juga mendengar kabar bila pihaknya memerlukan bantuan akan diberikan pertolongan dan itulah alasan kenapa keluarganya datang ke sini.

“Kita saat ini sangatlah membutuhkan bantuan dari orang Muslim Indonesia,” harapnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *