Inalilahi Hari Ini Bayi Yang Derita Penyakit Langka, Hembuskan Nafas Terakhirnya

Kab Bogor, Kesehatan1.4K views

BOGORONLINE.com-BOGOR TAJURHALANG

Setelah beberapa hari berada di Rumah
Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong bayi bernama Muhammad Arafi (11 bulan) yang mengalami penyakit langka hari ini menghembus nafas terakhirnya di Rumah Sakit, Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong.

Kake bayi Ruslih mengatakan, memang cucunya hari ini telah meninggal dunia mungkin ini sudah menjadi suratan takdir. Dirinya juga berterimakasih banyak kepada semuanya yang telah membantu cucunya, dan rekan-rekannya media yang sudah ikut membantu.

“Saya tidak bisa berkata banyak hanya ucapan doa dan terimakasih banyak semuanya saya ikhlas,” lirihnya di rumah duka Kampung Nanggela, RT 02/07, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor Kamis (16/1/20).

Sebelumnya, kondisi Bayi bernama Muhammad Arafi (11 bulan) yang mengalami penyakit langka di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong. Putra dari pasangan Subur dan Nurhalimah. Warga Kampung Nanggela, RT 02/07, Desa Sukmajaya, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Mu’ad Khalim mengatakan, dirinya meminta langsung kepada pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong melalui
Direktur Wahyu Eko Widiharso. Untuk mengecek langsung kondisi bayi tersebut agar mengetahui penyakit apa yang sedang diderita.

“Saya minta kepada Rumah Sakit supaya
pasien yang keluarganya tergolong tidak mampu, betul-betul ditangani secara baik,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com belum lama ini.

Sambung Camat Tajurhalang Fikri Ikhsani menambahkan, dirinya bersama Sekertaris Desa (Sekdes) sengaja melihat langsung bayi yang dalam kondisi memperhatikan tersebut ke RS. Guna mendapatkan pelayanan yang maksimal dan mengawal pengajuan
BPJS PBI (Penerima bantuan iuran), segera ditertibkan. Untuk biaya pengobatan yang di cover oleh Pemerintah.

“Maka kedepannya kami minta Desa melakukan pendataan warganya yang tidak mampu. Supaya prosedur penanganan kesahatan bisa cepat mendapatkan pelayanan,” tambahnya di lokasi.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *