Komisi I Soroti Masih Terjadi Kerumunan Orang saat PSBB Tahap Dua

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Masa perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor sudah memasuki hari kelima sejak diberlakukan mulai 29 April 2020. Namun kerumunan orang masih terlihat di beberapa titik baik itu lalu lintas maupun di kawasan tempat jajanan kuliner. Demikian hal ini katakan Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima.

“Pada tahap ke 2 ini sudah terlihat adanya kerumunan atau berkumpulnya orang dan kita apresiasi Pemerintah Kota Bogor yang sudah bekerja maksimal. Tetapi masih ada beberapa titik yang perlu mendapat perhatian, khususnya Satpol PP, Camat Bogor Utara dan Lurah Ciparigi, bahwa di kawasan perumahan Villa Bogor Indah, tepat depan Kelurahan Ciparigi relatif masih ramai dan masih terjadi kerumunan orang, karena di situ para pedagang, seperti pedagang sosis yang berualan tepat di depan kelurahan Ciparigi, bahkan disana menyiapkan tempat duduk dan itu lumayan ramai. Pedagang lain pun tak jauh berbeda, mereka masih beraktifitas seperti biasa menerima pembeli bahkan sampai malam,” ungkap Safrudin Bima, Senin (4/5/2020).

Menurutnya, yang paling urgent ia sampaikan kepada pihak Satpol PP, Camat Bogor Utara dan Lurah Ciparigi adalah, agar menertibkan pedagang, terutama yang menyiapkan tempat duduk sehingga berpotensi mengumpulkan orang, seperti di depan Kantor Kelurahan Ciparigi.

“Jelas – jelas ramai pembeli dan kumpul di situ karena disiapkan kursi untuk orang duduk dan makan di situ, juga beberapa pedagang lain di sekitarnya yang menyiapkan tempat duduk. Sebaiknya tutup saja pedagang yang menyiapkan fasilitas untuk orang-orang duduk dan berkumpul. Ini bahaya bagi penyebaran Covid-19,” kata pria yang akrab disapa SB itu.

Politisi PAN ini berharap betul Satpol PP dan aparatur pemerintah setempat agar lebih cermat memantau dan menertibkan wilayah serta mengambil tegas dalam melindungi masyarakat.

“Sayang kan perkembangan positif beberapa hari ini di Kota Bogor dimana terpapar Covid-19 tidak ada penambahan yang begitu signifikan,” cetus SB.

Sisi lain, pantauan SB di beberapa ruas jalan dan tempat lain sudah terlihat relatif tertib, seperti halnya di kawasan Jalan Pandu, Ahmad Yani serta beberapa titik lain. Ia menyatakan Komisi I akan terus memantau ke wilayah-wilayah dan melakukan pengawasan terhadap upaya penertiban yang dilakukan Pemkot Bogor terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sudah merepotkan semua hampir dua bulan ini.

“Kalau kondisinya tidak betul-betul tertib, kondisi ini mau sampai kapan? Ayolah kita bersama-sama membangun kesadaran agar badai Covid-19 ini cepat berlalu. Kami akan memantau terus kondisi dan pergerakan wilayah. Kita lihat 2 atau 3 hari ini situasi dan kondisinya, baru Komisi I memastikan mengundang Kasat Pol PP dan para Camat,” tandasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *