BOGORONLINE.com, Gunung Putri – Tiga Srikandi Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Bogor turut Serta dalam pemadaman Limbah Ban yang terbakar di Kampung Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Meskipun masih dalam suasana memperingati hari Kartini, sesaat setelah mendapatkan perintah untuk membantu pemadaman, tanpa fikir panjang lagi, tiga Srikandi ini langsung terjun ke lokasi kebakaran. Peristiwa tersebut saat ini sudah memasuki hari ke Enam, diketahui kejadian kebakaran itu sejak Sejak (19/4) sekira pukul 18.30 WIB.
Dengan atribut lengkap pemadam kebakaran (APD), sejenak Yunita dan Vivi terlihat membenarkan hijabnya yang tertiup angin. Dalam usaha pemadaman tersebut, mereka juga dibantu oleh rekan pemadam lainnya, untuk memegangkan selang air yang bertekanan tinggi.

Saat ditanya kesan dan pesanya ketika mengikuti pemadaman hingga berhari hari, Yunita mengatakan, karena ini pengalaman pertama terjun langsung dalam pemadaman, awalnya sedikit gugup. Namun berkat pelatihan yang diberikan para senior, perasaan tersebut dapat dengan mudah dilewati.
“Perasaan gugup tadi berubah jadi keseruan, dan terkesan jiwa ini tertantang untuk dapat memadamkan kobaran api. Dalam peristiwa ini kami mendapatkan pelajaran yang berarti, yaitu tidak memakan tulang kawan alias mengadalakan teman. Semoga kobaran api ini dapat segera dipadamkan,” ungkap yunita yang tak panjang lebar saat menjawab.

Sebelumnya, Kobaran api di lokasi kebakaran limbah ban di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunungputri kembali memerah setelah beberapa waktu padam. Para petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor kewalahan memadamkan api tersebut.
Salah satu petugas Pemadam kebakaran, Ridwan mengatakan, pihaknya kesulitan memadamkan api yang ada di bawah lokasi tersebut.
“Intinya banyak bara api yang masih ada di bawah. Jadi kesulitan kami adalah mengurangi bara api ini,” kata dia, Selasa malam (20/4). (Nai)





