Cegah Radikalisme, Ade Yasin Pinta Pendirian Ponpes Harus Diketahui MUI Tingkat Desa

Cibinong – Bupati Bogor Ade Yasin meminta pendirian pondok pesantren di kabupaten Bogor harus diketahui atau direkomendasikan oleh pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat desa.

“Sekarang kita harus perketat kita belajar dari pengalaman daerah lain bahwa pendirian ponpes ini harus sepengetahuan atau rekomendasi dari MUI desa, kepala desa, jadi akan ketahuan pengawasannya,” kata Ade Yasin usai menghadiri wisuda PKU MUI kabupaten Bogor angkatan ke 15, Senin (13/12).

Ade mengaku, upaya tersebut merupakan langkah pemerintah daerah dalam memastikan pondok pesantren tidak memiliki pemahaman yang radikal dan intoleran.

“Di kabupaten bogor sudah dibuat pokja pontren dan juga ada yang dibawah kemenag, jadi itu yang akan menginventatisir dan meneliti termasuk alirannya khawatir ada aliran atau pemahaman radikal masuk seperti syiah dan aliran ekstrim lainnya,” katanya.

Ade Yasin juga mengajak stakeholder lainnya untuk mendeteksi adanya paham-paham yang berbau radikalisme dan intoleransi pada pondok pesantren di kabupaten Bogor.

“Jadi ini semua perlu ketelitian semua pihak di level desa dan kecamatan, kita perlu partisipasinya seperti MUI, desa, DMI, serta forum komunikasi pimpinan kecamatan (Fokopimcam) harus mulai selektif dan melakulan deteksi dini,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *