BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor periode 2021-2026 yang dinahkodai Almer Faiq Rusydi resmi dilantik, pada Senin (13/12/2021) di IPB International Convention Center, Kota Bogor. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Barat Cucu Sutara.
Acara pelantikan dihadiri Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Wali Kota Bogor Bima Arya dan unsur Forkompinda Kota Bogor lain, pimpinan beserta anggota DPRD Kota Bogor serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Usai pelantikan, Dewan Pengurus Kadin Kota Bogor diberikan orientasi oleh Kadin Jawa Barat dan menyatakan siap untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun pemerintah yang bersih dan melayani.
Wali Kota Bogor Bima Arya dalam sambutannya mengapresiasi, Kadin Kota Bogor dimasa kepengurusan sekarang maupun kepengurusan sebelumnya yang terus berikhtiar untuk memajukan ekonomi Kota Bogor. Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Kadin Kota Bogor bersama Forkopimda Kota Bogor yang telah berjuangan untuk mengatasi pandemi melalui berbagai kegiatan, baik kegiatan vaksin maupun kegitan lain.
Kesempatan ini, Bima Arya menitipkan tiga hal kepada Kadin Kota Bogor. Pertama, ia berharap Kadin Kota Bogor bisa beridiri diatas kepentingan semua kelompok, organisasi, politik, ekonomi dan lainnya serta berikhitiar hanya untuk memajukan perokomian di Kota Bogor.
“Kedua, saya berharap Kadin Kota Bogor bersama dengan Pemkot Bogor berihktiar untuk tidak menjadikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor sebagai satu-satunya roda penggerak ekonomi Kota Bogor. APBD hanyalah stimulan dan APBD hanyalah pendorong dan penggerak. Saya percaya dan berharap Kadin Kota Bogor tidak hanya berorientasi kepada APBD, tapi bisa mengembangkan berbagai peluang yang ada di Kota Bogor untuk memajukan pengusaha dan ekonomi Kota Bogor,” lanjutnya.
Hal ketiga, Bima meminta Kadin Kota Bogor bersama Pemkot Bogor mendukung ikhtiar Pemkot Bogor membangun pemerintah yang bersih dan melayani.
“Saya minta Kadin bersama dengan Pemkot membangun pemerintah yang bersih dan melayani, karena usaha perekonomian hanya akan bisa dibangun diatas tatanan yang bersih dan melayani,” ungkap Bima Arya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi mengatakan, Kadin Kota Bogor Mukota ke VII saat itu dirinya mendapat amanah untuk memimpin hingga lima tahun mendatang atau 2026.
buy amitriptyline online https://www.washingtoneyedoctors.com/wp-includes/blocks/buttons/css/amitriptyline.html no prescription
Ada landasan untuk Kadin Kota Bogor bergerak, sambung Almer, yang pertama peran dan fungsi Kadin Kota Bogor sebagai induk organisasi. Kadin memiliki anggota luar biasa seperti HIPMI, IWAPI, Gapensi dan organisasi juga perkumpulan pengusaha lainnya.
“Belum genap satu tahun Kota Bogor telah banyak melakukan kegiatan bersama unsur stekaholder. Ini dilakukan untuk bersatu berkolaborasi dengan baik. Sedikit saya ingin mengomentari, Kadin adalah induk organisasi bukan hanya pengusaha yang bermitra dengan SKPD, saya menyambut baik bapak ibu sekalian, wali kota ingin membuat Kota Bogor bersih, bersih tindak pidana korupsi, transparan dan melayani,” ungkap Almer Faiq.
Dalam kesempatan ini, Almer Faiq menyampaikan, dirinya juga ingin meminta izin Kadin Jabar untuk memberikan paparan agar bisa bermitra dengan KPK RI.
“Jangan khawatir. Untuk senior dan rekan-rekan saya di jasa kontruksi, ini tantangan yang harus dijawab. Wali kota ingin tantangan untuk bersih, kami siap. Kadin Kota Bogor, Sinergi Inovasi,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketum Kadin Provinsi Jawa Barat Cucu Sutara mengawali dengan menyampaikan selamat kepada Ketua Kadin Kota Bogor Almer yang telah dilantik. Dirinya menitipkan Kadin Kota Bogor untuk tetap menjaga sinergi dan berinovasi dan begitu juga kepada Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Kota Bogor Erik Suganda.
Cucu mengatakan, acara pelantikan yang dihadiri Forkopimda, di antarnya Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan, Kejari Kota Bogor Sekti Anggraini, bahkan Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Ahmad Fauzi, sebagai bentuk dukungan sinergi inovasi di Kota Bogor.
“Kota Bogor sebagai penyangga ibukota, investasi terbesar 18,6 persen, ekspore 21 persen termasuk Kota Bogor, jangan sampai dilantik hanya untuk diam. Ada BUMD, pengusaha hingga UMKM ada di Kadin Kota Bogor, Kadin harus berdiri di semua golongan, politik, sosial dan agama. Karena kadin milik bersama, milik semua pengusaha. Saya titip juga lakukan hal-hal yang positif, wali kota dalam hal pembangunan harus rakor dengan kadin sesuai amanat UU,” tuturnya.
Cucu menegaskan, Kadin jangan hanya bicara proyek dari APBD, tetapi tugas utama Kadin menciptakan iklim usaha kondusif, sehat dan nyaman. Baik usaha kecil, besar maupun kemitraan. Kalau bisa melakukan itu, investor besar bisa datang ke Kota Bogor.
“Kami siap memfasilitasi Kadin Kota Bogor perihal apa yang diminta. Sah-sah saja dengan proyek APBD, tapi harus memberikan contoh, proporsional dan profesional. Pengusaha jangan saling banting harga, tapi kualitas jadi korban. Beresiko bagi masyarakat jadi korban cepat hancur infrastruktur itu, atau kontraktor dipanggil APH. Maka saya minta awasi itu, pak Almer dan Pak Erik. Saya ingin mengubah mainset kawan-kawan Kadin, bagaimana membangun kota agar menjadi contoh yang baik,” pungkasnya. (Hrs)





