Insentif Belum Turun, Staf Desa Parungpanjang Adu Mulut Dengan Pihak Bank BRI Setempat

 

BOGORONLINE.com, PARUNGPANJANG – Sejumlah staf Desa Parungpanjang ramai-ramai ontrog Bank BRI unit Parungpanjang yang diduga adanya penolakan secara halus untuk pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) oleh pihak Bank.

 

Dalam rekaman vidio yang diperoleh, staf desa Parungpanjang sempat adu mulut lantaran pencairan ADD tidak bisa dicairkan melalui Bank BRI Unit Parung Panjang. Namun diarahkan untuk ke kantor Cabang Bank BRI.

 

“ADD insentif untuk BPD, Kader Posyandu RT RW, Linmas dan staf Desa, sekarang Bank BRI unit Parungpanjang tidak mau metransfer ke instansi pemerintahan karena mengganggu oprasional,”ungkap Rina Herlina Sekdes Parungpanjang, Kamis (7/4).

 

Ia mengatakan, bulan lalu bisa ditransfer oleh pihak Bank BRI selama 3 bulan, namun dengan alasan bulan suci Ramadan, pihak Bank BRI Parungpanjang mengaku mengganggu oprasional.

 

“Pencarairan untuk bulan sekarang mereka menolak, itu alasannya. Dari ADD ini, untuk insentif semua perangkat desa dari staf hingga RT RW, dari sebulan hingga dua bulan,”terangnya.

 

Selain itu Rina menambahkan, pihaknya juga mendapatkan penolakan terkait meminta tanda tangan untuk bukti ke Pemerintah Kabupaten Bogor, sebagai bukti tidak bisa melakukan pencairan melalui Bank BRI.

 

“Kita juga meminta tanda tangan untuk bukti ke pemerintah kabupupaten Bogor, bahwa dari Bank BRI Parungpanjang untuk bulan ini tidak bisa melakukan pelanan untuk instansi pemerintah desa,”imbubnya.

 

Sementara itu kasatlinmas Desa Parungpanjang Dewi Wahyuni mengaku dirinya sudah dua bulan belum menerima uang insentif dan bulan ini mengalami keterlambatan karena dari pihak bank belum metransfer.

 

“Padahal uang insentif dari honor desa ini bagi kita sangat dibutuhkan pada saat momen bulan ramadan. Tapi sudah tanggal segini belum bisa dicairkan karena terhambat di bank BRI, saya berharap insentuf untuk linmas bisa segera dicaikan,”pungkasnya.

 

Hingga berita tersebut dibuat, pihak Bank BRI Unit Parungpanjang, yang berkopeten untuk dimintai tanggapan belum bisa ditemui. (Mul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *