Meskipun Kau Datang Bagi BLT Dari Uang Rakyat, Mahasiswa Tetap Demo Turunkan Harga Secepatnya

BogorOnline.com- CISARUA
Meskipun Presiden Republik Indonesia
(RI) Joko Widodo (Jokowi) menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) kepada ratusan masyarakat dan pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor dan Pasar Sukasari, Kota Bogor bersumber dari uang rakyat itu yang di damping oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini, Seskab Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor Bima Arya Wakil Dedie A Rachim dan Bupati Bogor Ade Yasin Kamis (21/4/22).

Ribuan Mahasiswa tetap melakukan aksi demo di dua lokasi berbeda. Mulai dari
Jalan Juanda, tepatnya di depan kantor pos, pintu samping Istana Bogor. Kemudian, dari berbagai elemen seperti Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), yang dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di pintu utama Istana Bogor.

Informasi yang didapat bogorOnline.com dari Mahasiswa Cipayung Plus Bogor dengan seruan aksinya rakyat menjerit, harga melejit, ada apa dibalik Pemerintah, mafia raja dan rakyat sengsara. Sedangkan dari Badan eksekutif mahasiswa (BEM) Universitas Djuanda (Unida) Bogor menuntut:

1. Menolak kenaikan harga bahan pokok
2. Menolak kenaikan harga BBM
3. Menolak kenaikan harga PPN
4. Usut tuntas dan tindak tegas mafia dibalik kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng
5. Mencabut dan mengkaji ulang UU IKN dan menunda rencana pemindahan ibu kota negara serta memprioritaskan APBN untuk pemenuhan kebutuhan dan hak dasar rakyat terlebih dahulu.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *