BOGORONLINE.com – Anggota DPRD Kota Bogor Devie Prihartini Sultani melakukan reses masa sidang ketiga tahun 2022 di daerah pemilihan (dapil) Bogor Barat, pada Kamis (19/5/2022). Kegiatan reses kali ini, Devie menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat di Kelurahan Balumbang Jaya dan Kelurahan Bubulak.
Devie yang juga anggota Komisi IV menyampaikan ada persoalan yang harus menjadi perhatian serius pemerintah di wilayah Kelurahan Balumbang Jaya. Yakni penurunan kasus stunting.
“Di Balumbang Jaya saya temukan masih ada gizi buruk dan stunting,” ujarnya. DPS sapaan akrabnya pun menyayangkan masih adanya kasus stunting di wilayah Kota Bogor.
Selain kasus stunting, kata DPS, soal BPJS paling utama disampaikan di dua kelurahan tersebut. Ia juga mendapati banyak informasi program pemerintah baik daerah, provinsi maupun pusat yang tidak tersampaikan, sehingga warga tidak mengetahuinya.
“Kalau tidak mengetahui bagaimana mereka bisa memanfaatkan program itu. Mereka kan membayar pajak untuk pembangunan Kota Bogor, maka mereka mempunyai hak untuk mendapat program dari pemerintah,” tambahnya.
DPS juga menyerap aspirasi soal penebusan ijazah yang tertunggak di sekolah. Hanya saja yang menjadi kendala, warga yang tinggal di wilayah perbatasan ini, banyak yang sekolah di Kabupaten Bogor karena zonasi.
Untuk ini, DPS melalui Komisi IV akan mencari solusi atas persoalan tersebut. “Solusi apa yang harus kita pikirkan dengan Disdik (Dinas Pendidikan), salah satunya kita harus menambah sekolah di wilayah perbatasan ini,” katanya.
Sebagai wakil rakyat, ia juga berharap dengan Partai NasDem bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat Kota Bogor. “Saat ini maupun kedepannya, semoga saya bisa menginformasikan apa yang menjadi hak warga Kota Bogor yang harus mendapatkan bantuan,” pungkasnya. (Hrs)





