Ridwan Kamil Ceramahi Baim Wong Soal Hak Paten Citayam Fashion Week

Fashion788 views

 

 

BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ‘menceramahi’ Baim Wong yang ingin mempatenkan Citayam Fashion Week dengan mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ke Kementerian Hukum dan HAM. Kang Emil meminta agar Baim dan perusahaannya tidak mencampuri kreatifitas fashion jalanan yang tengah viral tersebut

 

“Dear Baim Wong, dkk. Nasehat saya, tidak semua urusan di dunia ini harus selalu dilihat dari sisi komersial. Fenomena #CitayamFashionWeek itu adalah gerakan organik akar rumput yang tumbuh kembangnya harus natural dan organik pula,” ujar Ridwan Kamil, dalam tweetnya.

 

 

Sekalinya diformalkan dan dimewahkan, apalagi oleh orang luar, kata Emil, malah akan hilang tujuan dan maksudnya. Dan biasanya gerakannya malah akan mati muda.

 

“Biarkan ini jadi cerita, bahwa fashion jalanan tetap di jalanan. Bukan di Sarinah, bukan di podcast, bukan pula harus menginternasional. Biarkan tetap Slebew bukan Haute Couture,” katanya.

 

Fenomena Citayam Fashion Week, lanjutnya, adalah fenomena remaja yang membutuhkan ruang ekspresi. Negara, apalagi individu tidak perlu ikut campur terlalu jauh.

 

 

“Ada kalanya mereka hanya butuh ruang ekspresi. Dan tidak perlu negara turut campur terlalu jauh. Tidak perlu pula individu-indivudu di luar komunitasnya ikut-ikutan mengatur-ngatur.

Jikapun ingin diorganisasikan lebih baik, biarlah mereka sendiri yang mengurusnya melalui komunitasnya. Oleh mereka bukan Anda,” kata Kang Emil.

 

Tidak sampai disitu, Kang Emil juga meminta agar Baim Wong menyudahi niatannya untuk mendapat hak paten Citayam Fashion Week. Menurut dia, Baim dan istri sudah hebat punya kerja-kerja luar biasa. Lebih baik fokus atas pencapaian tersebut, tetapi bukan untuk inisiatif mematenkan Citayam Fashion Week.

 

“Saran saya, pendaftaran HAKI ke Kemenkumham dicabut saja. Terima kasih jika bisa memahaminya. Hatur Nuhun,” tutupnya (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *