CIBINONG – DPRD Kabupaten Bogor meminta Pemkab Bogor untuk segera mengisi kekosongan jabatan Asisten Administrasi pada Sekretariat Daerah yang saat ini kosong dengan membuka pendaftaran lelang jabatan terbuka atau open bidding.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor ini menilai, kosongnya jabatan esselon II yang ditinggal Zulkfli karena cuti diluar tanggungan negara, sedikit banyak berpengaruh pada kinerja Pemkab Bogor.
“Posisi yang kosong itu harus segera diisi. Pemkab Bogor bisa melakukan open biding atau asesment untuk jabatan tersebut, sehingga kekosongan jabatan ini tidak lama,” kata Usep, Minggu (7/8/22).
Zulkifli sendiri sempat menjadi buah bibir sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Bogor. Sebab, usai dirotasi dari posisi
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menjadi Asisten Administrasi,
Zulkifli jarang masuk kantor, namun dia tetap mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) utuh atau 100 persen.
“Saya mendengar hal itu juga, tetapi sekarang yang bersangkutan sudah cuti diluar tangungan negara. Jangankan TPP, gaji pun kalau cuti begitu sudah tidak dapat,” jelas Usep.
Usep pun berharap Plt Bupati Bogor segera mengisi kekosongan itu. Terlebih pada 2022 ini ada sejumlah kepala dinas yang memasuki masa pensiun.
“Memang yang kerja ada kabag dan kasubag, serta pelaksana teknis ada BKPSDM. Tetapi yang namanya asisten sangat penting apalagi selaku koordinator,” kata dia.
Sekedar diketahui, pada 2022 ada beberapa kepala dinas yang memasuki masa pensiun diantaranya Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Kepala Hortikultura dan Perkebunan. Sehingga ada empat jabatan eselon II yang kosong nantinya.





