Pemkab Bogor Ngaku Tak Takut Diboikot Penonton Jika Timnas vs Curacao di Pakansari, Asnan : Warga Kita 5,4

Kab Bogor608 views

 

 

Cibinong – Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku tidak takut dengan isu pemboikotan penonton jika ditunjuk sebagai tuan rumah laga FIFA Matchday ini pertandingan antara Timnas Indonesia vs Curacao di Pakansari.

 

“Walaupun ada isu kalau PSSI maen di sini (Pakansari) akan boikot penonton. Siapa yang mau boikot silahkan saja, kita akan kerahkan masyarakat kabupaten Bogor. penduduk Kabupaten Bogor ada 5,4 juta jiwa, cukup lah,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan, Minggu (11/9).

 

Asnan menyebut bahwa PSSI telah meninjau Stadion Pakansari untuk melakukan uji kelayakan. Dirinya mengaku akan memaksimalkan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan PSSI untuk ditetapkan Stadion Pakansari sebagai tuan rumah pertandingan Timnas Indonesia vs Curacao.

 

“Kemarin sudah ditinjau, nanti dilihat memenuhi syarat atau tidak. Saya harap memenuhi syarat. Kalau PSSI bilang kurang apa nanti kita siapkan,” ungkapnya.

 

Sementara, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaku mengetahui ramainya tagar #TolakPakansari di media sosial. Namun, dirinya akan tetap mempersiapkan sarana dan prasarana jika resmi dipilih menjadi tuan rumah.

 

Bahkan, Iwan juga mengaku siap mengerahkan masyarakat untuk datang menyaksikan laga tersebut dan memadamkan tagar #TolakPakansari diganti dengan tagar #RamaikanPakansari untuk mendukung pertandingan tersebut.

 

“Kami sebagai pemda, dan tentunya masyarakat, punya kebanggaan terhadap Pakansari, kami juga tidak mau pertandingan itu sepi dan kami siap untuk mengerahkan warga Bogor untuk memenuhi Stadion Pakansari. Kami siap memenuhi syarat-syarat yang diminta PSSI maupun FIFA,” tukasnya.

 

Seperti diketahui, pertandingan antara Timnas Indonesia vs Curacao dijadwalkan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, pada 24 September 2022. Sementara laga kedua awalnya dijadwalkan di Stadion Internasional Jakarta (JIS) pada 27 September 2022.

 

Akan tetapi, pertandingan pada 27 September dipindahkan ke Stadion Pakansari setelah PSSI melakukan uji kelayakan di JIS. JIS dianggap tidak layak menjadi tuan rumah pertandingan FIFA tersebut.

 

Keputusan tersebut mengundang reaksi beragam dari warganet. Bahkan, tak sedikit yang menggemakan tagar #tolakpakansari lantaran pindahnya laga dari JIS ke Stadion Pakansari.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. bukan masalah boikot nya pak… TAPI LAYAK GAK PAKANSARI JADI TEMPAT PERTANDINGAN INTERNASIONAL DENGAN KONDISI YG SEKARANG….