bogorOnline.com
Bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kabupaten Bogor bila ingin membuka usahnya diperhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpiade Nasional
(Peparnas) XV 2016 Jawa Barat (Jabar). Pada 17 -29 September 2016, ternyata harus bayar kepada pihak Event Organizer (EO) dari Jabar.
Hal itu seperti penjelasan Kepala Bidang Usaha Kecil Menangah (UKM) pada Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM (Diskoperindag) Kabupaten Bogor Azis menjelaskan, memang UKM yang ingin ikut meramaikan acara PON tersebut harus bayar kepada EO sebesar Empat Belas Juta Rupiah per standnya. Pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa terkait persoalan itu, sebab semuanya dikelola oleh Jabar.
“Seharusnya kita diberi keleluasaan sebab kitakan yang punya tempat,” tegas Azis saat ditemui bogorOnline.com di kantornya Senin (22/8/16).
Azis menambahkan, tidak hanya itu usaha kecil yang inggin ikut berjualan dan memperkenalkan produk hasil Bumi Tegar Beriman dikegiatan itu juga dibatasi oleh pihak panitia.
Para pedagang kecil dalam acara PON itu juga hanya diberikan satu tempat saja.
“Maka saat ini kami sedang berupaya agar ada penambahan tempat guna para UKM,” tambahnya.(rul)





