BOGORONLINE.com – Mobil pelat merah yang diduga menabrak lari pemotor di kawasan Jalan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, melakukan klarifikasi di Mako Polresta Bogor Kota.
Video mobil tersebut sempat viral di media sosial, pada Rabu 6 September 2023.
Setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian diketahui mobil tersebut milik Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cileungsi.
Agus, sopir mobil pelat merah tersebut mengaku meski di jalur bersamaan ia tidak mengetahui apabila ada pengendara motor yang terjatuh.
“Kejadian itu di jalur bersamaan karena saya sedikit melambung, mungkin ketika itu pemotor kaget melihat kendaraan saya dan dia menghindar sehingga terjatuh. Dan saya tidak tahu kalau dia jatuh,” kata Agus kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis, (7/9/2023).
Menurut Agus, usai kejadian dirinya tidak merasa akan kabur sebab kondisi jalan sedang padat dan mobil yang dikendarainya berjalan pelan.
“Waktu kejadian kecepatan hanya 20 kilometer per jam, di situ padat banget dan pelan-pelan juga bawanya karena mau ke arah pertigaan,” ungkapnya.
Atas kejadian itu, Agus meminta maaf kepada semua pihak termasuk Rahma selaku pemotor yang terjatuh akibat ketidakhati-hatian dirinya saat mengendarai mobil.
“Saya mohon beribu maaf atas kejadian Rahma terjatuh, atas ketidakhati-hatian saya. Mungkin ini sebagai pelajaran dan menjadi hikmah saya agar lebih hati-hati dan saya sekali lagi mohon maaf kepada saudara Rahma yang mengakibatkan dia terjatuh,” ucapnya.
Ditempat yang sama, pengendara sepeda motor, Rahma membenarkan bahwa dirinya terjatuh lantaran menghindari mobil yang diketahui dikemudikan oleh Agus.
“Atas kejadian kemarin itu benar yang viral itu saya, tapi saya cuma menghindar. Benar kecelakaannya, tapi bukan ditabrak tapi saya menghindar karena takut nabrak jadi saya jatuh,” tutur Rahma.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria mengungkapkan, pihaknya sudah melaksanakan penyelidikan atas terjadinya kecelakaan lalu lintas dengan korban yang mengalami luka ringan tersebut.
“Kami tetap melaksanakan proses sesuai dengan prosedur. Saat ini tetap kita laksanakan proses lanjut, artinya kami sejauh ini sudah melaksanakan upaya-upaya kepolisian baik dari pengambilan sket TKP, juga meminta beberapa saksi di lapangan,” terangnya.
Dalam waktu dekat, lanjut Kompol Galih, pihaknya akan melaksanakan gelar perkara untuk melihat faktor dominan mengenai penyebab kecelakan lalu lintas tersebut.
“Proses penyelidikan kami sudah meminta keterangan-keterangan dari saksi di lapangan. Nanti kami akan laporkan perkembangan kasus ini,” katanya.
Sementara, seorang wanita yang enggan disebutkan namanya sebagai perekam video viral tersebut mengaku awalnya melihat korban sudah terjatuh dan kemudian membangun korban sebelum mengejar mobil yang diduga kabur.
“Jadi ketika mobil ada di jalur berlawanan korban langsung terjatuh, itu pas di depan saya. Kebetulan posisi saya ada dibelakang mobil melihat mbak nya terjatuh, saya bangunkan korban, lalu saya melanjutkan perjalanan untuk mengejar mobil itu, setelah ada dibelakang mobil, baru saya rekam,” katanya.





