Jalan Pabuaran – Candali tak Kunjung Diperbaiki

Kemang – Kendati ada alokasi anggaran di APBD, untuk perawatan dan pemeliharaan semua ruas jalan yang tersebar di 40 kecamatan, namun ironisnya hingga semester II ini masih banyak jalan yang belum diperbaiki, satu diantaranya ruas Jalan Pabuaran – Candali.

“Jalan yang menghubungkan Kecamatan Kemang dengan Rancabungur itu, terkesan dibiarkan rusak, padahal kita tahu, tiap tahunnya jalan ini mendapatkan alokasi anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan,” kata Edwin, warga Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Minggu (28/08).

Edwin mengungkapkan, akibat jalan rusak, tak terhitung lagi pengendara sepeda motor yang terjatuh. “Ditengah badan jalan, lubang-lubang menganga dengan kedalaman 10 hingga 20 centimeter membuat pengendara harus ekstra hati-hati, bila tak ingin celaka,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Pabuaran Zainal Abidin mengatakan, gara-gara jalan rusak, pemerintah desa kerap jadi sasaran kemarahan warga, lantaran dianggap tak mampu memperjuangkan aspirasi warga ke Dinas Bina Marga dan Pengairan.

“Pemerintah desa telah meminta ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah Parung, agar Jalan Paburan – Candali, tepatnya di sekitar Kampung Bulak Jangkrik diperbaiki,” pintanya.

Selain itu, Zainal juga mendesak, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut. “Karena tak adanya PJU, jalan tersebut rawan aksi kejahatan, ada beberapa aksi pembegalan yang dialami pengendara sepeda motor, bahkan yang terakhir disertai dengan pembunuhan, di mana mayatnya dibuang ke Sungai Cipakancilan, yang berlokasi di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja,” ungkapnya.

Berdasarkan data pada tahun 2016 ini, Dinas Bina Marga dan Pengairan mendapatkan porsi anggaran yang cukup besar sekitar Rp 600 miliar dan Rp 98, 3 miliar diantaranya dialokasikan untuk anggaran perawatan dan pemeliharaan jalan di 414 ruas “Total jalan milik Kabupaten Bogor  yang mengalami kerusakan mencapai 435, 7 kilo meter dari 1,748 kilo meter, jadi sebagian besarnya dalam kondisi mulus atau layak lintas,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Edi Wardhani. (Iwan/Zahra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *