Polsek Cibinong Panggil Pemilik SMP Eka Wijaya, Soal Meninggalnya Zahra

bogorOnline.com
Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono mengatakan, pihaknya amat mennyayangkan sikap dari pemilik Sekolah Mengah Pertama (SMP) Eka Wijaya atas meninggalnya Zahra Fadilah (15), siswi sekolah tersebut. Setelah jatuh dari lantai atas gedung sekolahnya, Jumat (19/2/16), di Jalan Raya Mayor Oking, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
“Kanapa pemilik yayasan saat pertama peristiwa itu tidak melapor kepada Petugas. Kami mengetahui jatuhnya korban dari pihak Rumah Sakit (RS),” kata Hida saat ditemui bogorOnline.com di kantornya.
Hida menambahkan, tidak terbukanya sekolah mengenai kasus ini menjadi tanda tannya besar penyebab tewasnya Zahra. Maka dirinya akan panggil pihak Eka Wijaya guna dimintai keterangan terkait kajadian tersebut.
“Secapatnya kami akan periksa pihak sekolah,” tambahnya.
Sebelumnya, Ayah korban Rendi warga Kampung Bedaha, RT02/ 02, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mengatakan, pihak sekolah seakan-akan menutupi kejadian yang sesungguhnya. Bayangkan Kejadianya pukul 13.00 WIB dirinya baru dikasih kabar pukul 14:30 WIB setelah anaknya meninggal di Rumah Sakit Husada Cibinong.
“Itu kan waktu yang lama, seharusnya langsung dikabarkan saat belum lama kejadian. Meski kami sudah menerima takdir yang telah terjadi pada putri saya tapi kami meminta penjelasan dari pihak sekolah mengenai kejadian yang sesungguhnya,” tegasnya.
Tedy Ekawijaya, Kordinator Yayasan Eka Wijaya mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa Zahra adalah murid disekolahnya.
“Kami bukanya tidak mau melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Cibinong. Karena petugas kami takut melihat korban tergeletak, jadi langsung dibawa saja ke Rumah Sakit (RS) terdekat,” dalihnya saat ditemuibogorOnline.com di Eka Wijaya Sabtu (20/2/16).(rul)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *