74 Kayu Hasil Curian Dimusnahkan

Caringin – Sebanyak 74 batang kayu pinus hasil perambahan hutan di Bukit Barut, yang masuk kawasan Gunung Pangrango, Selasa (29/03) dimusnakan dengan dipotong-potong kemudian dikubur di halaman kantor pengelola Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP), di Kecamatan Caringin.

“Ke 74 batang kayu pinus merupakan hasil pencurian beberapa waktu lalu, karena tak memiliki nilai ekonomis dan perintah Pengadilan Negeri Cibinong, semua kayu yang jadi barang bukti harus dimusnahkan,” kata Kepala Pengelola TNGP Ari Sri Lestari.

Ari mengatakan, wilayah Bukit Barut, merupakan daerah rawan pencurian kayu yang dilakukan pihak-pihak tak bertanggung jawab. “Pelaku yang melakukan pencurian kayu pinus itu sekarang sedang menjalani hukuman, kemungkinan beberapa bulan lagi bebas,” ujarnya.
Ari lebih lanjut mengatakan, untuk mencegah terjadinya penebangan dan pencurian kayu di areal taman nasional, pihaknya bersama masyarakat yang tinggal di pinggir hutan sudah berupaya melakukan sejumlah langkah diantaranya dengan menggelar patrol rutin yang dilaksanakan polisi hutan.

“Namun, karena arealnya terlalu luas, sementara jumlah personil kami terbatas, tak semua areal dapat terpantau, apalagi para pencuri itu tahu jadwal patrol petugas, makanya kita sangat membutuhkan peran aktif masyarakat dengan cara melaporkan, bila ada aktivitas mencurigakan di areal hutan TNGP.” pintanya. (zah)