Seluruh Bus Terminal Baranangsiang Diperiksa

Kota Bogor- bogoronline.com

Puluhan bus yang berada di terminal Baranangsiang, baik bus AKAP, AKDP maupun bus kecil, diperiksa intensif oleh DLLAJ Kota Bogor melalui bagian KIR. Pemeriksaan dilakukan untuk memeriksa bus bus laik jalan, disamping memeriksa teknis dan surat surat serta fisik kendaraan.
Kasi KIR DLLAJ Kota Bogor.

Anwar Sulaeman, mengatakan, pemeriksaan bus bus di terminal Baranangsiang dilakukan setiap hari hingga H+10 lebaran. Pemeriksaan diantaranya meliputi, ban, tekanan angin rem, kelengkapan seperti pemadam, kotak obat, palu pemukul kaca, lampu lampu, kipas kaca, klakson, rem tangan, kedalam kembang ban, dan lainnya.

“Setiap bus yang sudah diperiksa, diberikan sticker tanda lulus dan sticker angkutan lebaran. Pemeriksaan dilakukan dengan uji petik bus bus yang ada di terminal Baranangsiang ini, diantaranya bus besar AKAP dan AKDP dan bus bus kecil,” kata Anwar, Selasa (28/6/16).

Selain melakukan pemeriksaan bus di terminal Baranangsiang, dilakukan juga pemeriksaan di pull bus yang ada di Kota Bogor. Sampai saat ini belum ada temuan apapun terkait pemeriksaan armada baik di pull bus maupun di terminal Baranangsiang. Pemeriksaan terhadap supir supir bus juga akan dilakukan dengan uji tes urine bekerjasama dengan BNNK.

“Kita akan lakukan tes urine kepada para supir pada hari Kamis mendatang, kita bekerjasama dengan Dinkes dan BNNK,” jelasnya.

Sementara, Kepala UPTD Terminal pada DLLAJ Kota Bogor, Islahudin menyebutkan, total bus yang ada di terminal Baranangsiang sebanyak 492 armada, diantaranya bus kecil, AKAP dan AKDP dengan total tempat duduk shit sebanyak 19.382 kursi, dan setiap hari sekitar 9.538 orang pengguna bus di terminal Baranangsiang selama angkutan lebaran. Pada puncak mudik diperkirakan penumpang di terminal Baranangsiang mengalami kepadatan sekitar 10.909 penumpang, diprediksi pada H-3 dan H-2 lebaran lonjakan penumpang akan terjadi.

“Kami melakukan pengawasan dokumen perjalanan, surat surat, kelaikan jalan kendaraan, cek kesehatan supir, memperhatikan jam kerja supir, dan pengawasan serta pengecekan dilakukan setiap hari. Kondisi di terminal Baranangsiang saat ini masih kondusif, dan biasanya lonjakan akan terjadi pada H-3 lebaran nanti,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama di Terminal Baranangsiang, Kasubag perencaan dan evaluasi BPTJ, Solihin Purwantara menuturkan, DLLAJ Kota Bogor harus intensif melakukan pemeriksaan, dan pemeriksaan kendaraan itu harus dilakukan oleh penguji yang memiliki keahlian dan kemampuan. Ada 7 item yang harus di garis bawahi, pertama spedometer, safety Ball, kaca tidak pecah, ban, rem dan lainnya.

“Kita ikut kegiatan memantau pergerakan, apakah ada kekurangan armada bus yang dipakai untuk mudik di Kota Bogor ini. Sampai saat ini pantauan masih kondusif dan armada di terminal Baranangsiang masih mencukupi,” pungkasnya.(bunai)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.