BUMD Milik Pemkab Bogor Terancam Bangkrut

Cibinong-bogoronline.com-PT. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Bogor terancam mengalami kebangkrutan alias pailit, karena selain gaji yang belum dibayar di salah satu cabang, sejumlah nasabah juga mulai hilang kepercayaan terhadap BUMD milik Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.

Kasir PT. LKM cabang Cariu, Edi mengatakan, saat ini keadaan BUMD yang juga dikelola pihaknya mengalami krisis. Hal tersebut terjadi sudah dirasakan beberapa bulan lalu seiring dengan sedang berlangsungnya sidang gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong yang hingga kini belum ada putusan.

“Gaji saja harus dituntut dulu keatas. Ada juga gaji dipaksakan dulu dari tabungan yang ada,” ujar Edi, kemarin.

Ia menambahkan, akibat terus dikurasnya tabungan yang ada untuk gaji pegawai, pihaknya tidak dapat memberikan kredit pada nasabah. “Nasabah banyak yang pindah, sementara tabungan yang ada terus harus dikeluarkan,” tambahnya.

Ia menerangkan, banyak juga nasabah yang justru menarik tabungan ditengah-tengah kondisi keuangan yang makin melemah di BUMD yang penyertaan modalnya juga ada miliaran dari APBD Kabupaten Bogor ini.

“Kami juga sekarang sudah tidak sanggup untuk mengembalikan tabungan, jika ada nasabah yang ingin menariknya,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Kredit PT. LKM cabang Cisarua, Sidik mengatakan, pihaknya sudah tidak menyanggupi lagi jika ada masyarakat yang melakukan penarikan tabungan belasan juta rupiah.

“Untuk saat ini kami hanya bisa mengembalikan tabungan nasabah yang ingin melakukan penarikan dibawah Rp 10 juta saja,” kata Sidik.

Sementara itu, sidang gugatan Pimpinanan PD.PK Bogor, Saeful Anwar terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam hal ini Kabag Perekonomian, Provinsi Jabar dan PT.LKM, yang semestinya dijadwalkan putus, kemarin, ditunda dengan alasan salah satu Majelis Hakim tidak bisa hadir dalam persidangan. (di)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *