by

Milad ke 23 Dompet Duhafa Maksimalkan Potensi Zakat

KEMANG – bogoronline.com – Berlokasi di gedung aula Masjid Al Madinah, Zona Madina, Jalan Raya Parung km 42, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, acara syukuran Milad 23 Tahun Dompet Dhuafa berlangsung.

Dengan mengusung tema  ‘Membentang Kebaikan’ kegiatan itupun berjalan dengan meriah.

Hasil pantauan , acara tersebut juga membahas terkait riset berjudul Economic Estimation and Determinations of Zakat Potential in Indonesia oleh IPB, Baznas, dan Islamic Development Bank (IDB).

Dalam setahun Potensi zakat Indonesia mencapai Rp 217 Triliun. Kendati demikian, besarnya penghimpunan zakat nasional belum sejalan dengan realisasi dilapangan.

Bahkan, serapan penghimpunan zakat nasional baru mencapai satu persen dari jumlah potensi tersebut.

“Penghimpunan zakat tugas bersama dan lembaga zakat salah satunya Dompet Dhuafa. Sebab dana sebesar itu dapat menuntaskan kemiskinan di Indonesia, “ujar Presiden Direktur Dompet Duafa Filantropi, Ahmad Juwaini.

Ahmad mengatakan, dengan dana zakat akan tersedia banyak layanan sosial gratis untuk masyarakat. Seperti yang telah dilaksanakan selama 23 tahun oleh Dompet Dhuafa.

Salah satunya, rumah sakit, lembaga pendidikan gratis yang berkualitas, beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa dhuafa.

Dana zakat juga bisa mengembangkan perumahan rakyat sejahtera, sambungnya, seperti pengembangan usaha kecil, dan program penetasan kemiskinan.

Seluruhnya dapat ditingkatkan apabila potensi dana zakat terserap dengan maksimal.

Upaya lembaga ini berasaskan keagamaan dan kenegaraan yang sejalan dengan UUD 1945 dalam mewujudkan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kondisi ini tentunya menjadi pemacu ditambah badan statistik mencatat sebanyak 28,51 juta atau 11,13 persen penduduk Indonesia berada dlam kemiskinan,” terangnya.

Ahmad memaparkan hasil riset,  keberhasilan pengurangan kemiskinan para penerima program DD.

Menurut lembaga Social Investment Indonesia (SII) dan Divisi Penelitian dan Pengembangan DD menyebut 100 persen jumlah penerima manfaat miskin pada 2012 mampu terkurangi 44 persen dan 16 persen berstatus rawan miskin.

“DD berupaya terus bekerja di tengah kaum dhuafa, merajut peradaban zakat mewujudkan kesejahteraan masyarakat,”ucapnya.

Acara inipun dihadiri, Parni Hadi ( Ketua Dewan Pendiri Pembina DD), Ismail A. Said ( Presiden Direktur DD Sosial Enterprise), Bambang Wijayanto ( aktivis anti korupsi).

Ditempat yang sama, Parni Hadi menambahkan, Dompet Dhufa bergerak diempat bidang yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan bantuan sosial.

Sejak berdiri program sosial dan pengentasan kemiskinan,  berhasil dicapai DD hingga mencapai 12.665.068 jiwa.

Jumlah tersebut di 34 provinsi di Indonesia dan 17 negara. Di bidang pendidikan DD memiliki sekolah ekaelerasi bagi kaum dhuafa bernama Smart Ekselensia.

Lebih dari 300 siswa pertahunnya dari berbagai provinsi merasakan program tersebut.

“Sejak 2003 lebih dari 4000 mahasiswa mendapat beasiswa pembinaan dari DD. Di pendampingan sekolah sebanyak 131.360 siswa di 46 kota se Indonesia,” terang Parni.

Di bidang kesehatan DD menyediakan klinik hingga rumah sakit terpadu yang cuma cuma bagi kaum dhuafa.

Sedangkan, sebanyak 626.874 dhuafa yang dibantu membuka usaha kecil. Dan lebih dari 11 juta jiwa menerima bantuan sosial bencana dan musibah.

“DD adalah lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan zakat ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf). Serta dana lainnya dengan halal, legal, perorangan, kelompok, perusahaan dan lembaga. Lebih dari 20 tahun DD memberikan layanan krpada masyarakat umat dalam empat bidang tersebut,” imbuhnya. (irfan/ale)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed