Lapor Bu Nurhayanti, Rumah Pak Uci Mau Roboh

BABAKAN MADANG – bogoronline.com – Sebuah rumah milik salah satu keluarga miskin di Kampung Gelewer sejak 5 tahun lalu kondisinya nyaris roboh. Kepala Keluarga yang bekerja serabutan sebagai kuli bangunan ini sangat mengharapkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Pasangan suami istri dan empat anaknya ini sudah sekitar 10 tahun menempati sebuah rumah berukuran 6 x 9 meter yang terletak di RT 04 RW 04 Kampung Gelewer, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Saat ditemui dikediamannya, Kepala Keluarga, Uci (43), mengungkapkan pada Tahun 2012 lalu, pihak Desa Karang Tengah dan Camat Babakan Madang sudah melakukan pendataan untuk bantuan Rutilahu. “Namun, pegawai Kecamatan yang pernah mendata rumah saya sudah meninggal dunia,” ungkap Uci, Sabtu (17/09/2016) sore.

Saat hujan turun air masuk ke rumah pak Uci

Saat hujan turun air masuk ke rumah pak Uci

Dirinya mengaku masih mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, terlebih pada tahun 2012 lalu rumah miliknya sudah didata oleh pegawai Kecamatan Babakan Madang. “Saya orang awam tidak mengerti harus bagaimana caranya. Saya mohon kepada Pak Kades dan Pak Camat berkenan memperjuangkan agar keluarga saya memperoleh bantuan Rutilahu,” harapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sudah 10 tahun Pak Uci hidup bersama istri dan 8 orang anaknya

Sudah 10 tahun Pak Uci hidup bersama istri dan 8 orang anaknya

Pantauan dilokasi, kondisi rumah miliknya sudah sangat tidak layak dihuni lantaran dinding semakin rapuh dan kayu atap semakin keropos dimakan rayap. Kini, dua kamar tidur serta kamar mandi kini sudah menjadi puing – puing dan yang tersisa hanya dapur dan ruang tamu yang kerap bocor saat hujan itu dijadikannya ruang tidur bersama istri dan 8 anak yang masih dibawah umur. (Die)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.