Simpang Ciseeng Gagal Dibangun

Ciseeng – Pelebaran Simpang Ciseeng, dipastikan gagal total, kendati Pemerintah Kabupaten Bogor, lewat Dinas Bina Marga dan Pengairan, telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,8 miliar, untuk dipakai membebaskan lahan milik warga.

“Hingga kami belum mendapatkan informasi lagi, kapan proyek pelebaran Simpang Ciseeng, yang tertunda sejak tahun 2015 lalu dilanjutkan lagi,” kata Kepala Desa Atin Supriatin, Rabu (31/08).

Kendati, gagalnya pelebaran Simpang Ciseeng itu, disebabkan  masalah pembebasan lahan, namun sayangnya Atin, tak memberikan komentarnya terkait soal lahan. “Kalau untuk masalah itu, bukan kapasitan kami menjelaskannya, lebih baik tanya langsung ke Dinas Bina Marga dan Pengairan, sebagai pengguna anggarannya,” ujarnya.

Simpang Ciseeng, setiap harinya tak pernah bebas dari kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk. Kemacetan itu disebabkan lebar badan jalan tak sebanding dengan volume kendaraan yang melintas.

“Gara-gara macet, aktivitas warga pun sering kali terhambat, makanya kami minta rencana pelebaran Simpang Ciseeng itu dilanjutkan lagi,” pinta Sahrudin, warga sekitar. (Iwan S. Pamungkas/zahra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *