Baru Dibangun Dua Pekan lalu Jalan Dana Desa Sudah Rusak

Parung – bogoronline.com – Program membangun dari desa yang digalakan pemerintah pusat, ditandai dengan pengucuran anggaran hingga mencapai triliunan rupiah lewat program dana desa, menjadi berkah bagi pemerintah desa, sebab dengan kucuran bantuan itu, pemerintah desa tak perlu pusing lagi mencari dana untuk membangun infrastruktur yang ada di desanya.

Namun sayangnya, dalam praktiknya pembangunan infrastruktur dengan menggunakan dana desa sebagai sumber anggarannya, tak sempurna hingga 100 persen, karena dibeberapa desa, misalnya di  Kecamatan Parung, tepatnya di Kampung Sepat RW 02,  Desa Waru, proyek betonisasi jalan, kualitasnya tak sesuai dengan harapan.

“Masa jalan beton yang usianya baru dua pekan sudah rusak lagi, padahal anggaran yang dikucurkan lumayan besar,” kata sejumlah warga, Selasa (12/10).

Selain mempersoalkan kualitas, warga pun mengaku tak dilibatkan dalam proyek betonisasi jalan yang menghubungkan Kampung Sepat dan kampung lainnya. “Di sini padahal banyak warga yang nganggur, tapi sayangnya tak dilibatkan, istilahnya kami hanya jadi penonton saja,” ungkapnya.

Padahal kata warga, dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, tujuannya bukan hanya membangun infrastruktur desa saja, tapi warga desa juga bisa merasakan dampak dari keberadaan proyek yang dibiayai dana desa. “Kedepan, kami harap ada perbaikan, pemerintah desa mau melibatkan warga dalam setiap proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai dana desa,” pintanya.

Kepala Desa Waru, Toing Ariyanto ketika dikonfirmasi berkilah rusaknya jalan yang dibeton itu, karena pada saat pengerjaan turun hujan. “Semua speknya sudah sesuai.  Jadi rusaknya beton itu, semata-mata, karena faktor alam. Kalau mau detail silakan tanya ke RT dan RW setempat, sebab mereka yang ada di lapangan,” katanya. (Iwan S Pamungkas)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.