UPT BP3K Wilayah lX Parungpanjang, Sosialisasi Pendampingan Petani

Parungpanjang, Bogoronline.com-Salah satu kebijakan pembangunan pertanian Tahun 2016-2017 adalah pencapaian swasembada pangan berkelanjutan yang difokuskan pada padi hibrida, melalui program pemerintah UPSUS PAJALE, tahun 2016. Sosialisasi pendampingan ini berlangsung di majelis Nurul ibad Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Selasa, (4/9).

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BP3K lX) Parungpanjang, Entis sutisna mengatakan, sebagai wilayah para penyuluhan pertanian mempunyai tanggung jawab dalam upaya mensukseskan program pemerintah UPSUS, PAJALE, 2016, terutama dalam hal menggerakan dan mendampingi petani atau kelompok tani di dua Kecamatan yakni, Kecamatan Parungpanjang 27 klompok tani dari 11 Desa, dengan luas areal (480,) lahan,  dan Kecamatan Tenjo 14 kelompok dari 8 Desa dengan luas area (710) lahan.

“yaitu tentang bantuan benih padi hibrida, pupuk kandang pupuk organik cair, caplak dari Dinas perencana tanam dari bulan oktober 2016 dan penen di bulan januari 2017,” ujarnya.

menurut Entis, penanaman padi selama ini agak sedikit rumit, ini dikaitkan dengan berkenaan hama penyakit, karena lebih sensitif. “kalau program padi hibrida ini ada keluhan dilapangan bisa cepat dalam pengawalan dan bisa ditangani,” kata dia.

saat ditanya pencapaian, Entis ber andai-andai. “Ya kalaul di luar negeri itu pencapaian sampai 11 ton, kalau untuk di sini dari kemampuan kita 6,2 juta, perhektar apalagi bisa meningkat 20 persen saja dari yang biasanya,  ini pencapaian  yang signifikan,” pungkasnya. (mul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.