Pemkab Bogor Canangkan Program Mitigasi Bencana

CIBINONG- Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong jadi lokasi pencanangan Program Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana, tepatnya di Perum Hankam, Kamis (29/12). Pencanangan ini sekaligus peringatan Hari Sukarelawan PMI Tahun 2016.

Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan, pemerintah daerah bersama PMI Kabupaten Bogor tidak henti-hentinya melaksanakan tugas dan fungsi di bidang kemanusian, antara lain memperkuat kapasitas masyarakat yang aman dan mampu mengurangi risiko dan ancaman terjadinya bencana di wilayahnya masing- masing.

“Upaya pengurangan risiko bencana harus secara terus menerus dilakukan dari mulai yang terkecil dan sejak saat ini, yaitu menjaga dan membersihan serta memperhatikan lingkungan tempat tinggal daj bekerja dari ancaman serta risiko yang dapat menjadikan bencana, baik yang disebabkan alam maupun ulah manusia,” ujarnya.

PMI Kabupaten Bogor dan PMI pusat serta American Red Cross bekerjasama melaksanakan program pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim sebagai percontohan bagi masyarakat di wilayah perkotaan untuk dapat mengelola lingkungan secara sederhana dengan diiringi kesadaran akan bahaya ancaman penyakit dan bencana banjir serta perubahan iklim.

“Upaya yang dapat dilakukan dalam menjamin pengurangan risiko bencana dan menciptakan lingkungan aman adalah pengelolaan sampah menjadi sumberdaya ekonomi produktif, penciptaan lingkungan yang asri dengan vertical garden di setiap rumah dan perkantoran serta pembuatan lubang biopori di lingkungan tempat tingggal,” tambahnya.

Ia juga berharap program mitigasi program pengurangan risiko bencana telah dilaksanakan oleh para sukarelawan PMI bersama masyarakat dan didukung Pemerintah Kabupaten Bogor pada tahun 2016 ini bermanfaat bagi masyarakat serta berhasil mengurangi tingkat kerawan bencana di Kabupaten Bogor.

“Khusus kepada penerima manfaat mitigasi di Kecamatan Cibinong, Bojonggede, Cisarua dan Megamendung untuk memelihara dan mengembangkan apa yang telah difasiltasi PMI dalam pengurangan risiko bencana, baik berupa ruang terbuka hijau, pusat daur ulang dan kerajinan masyarakat, maupun unit pengolahan sampah,” harapnya.

Sementara itu, pengurus PMI Pusat Wakil Ketua Bidang Penanggulang Bencana, Letjen (Purn) Sumarsono menjelaskan, keberdaan PMI dalam kondisi bencana selalu siaga.

“Karena keberdaan PMI sudah ada di tingkat Kelurahan dan Desa, dengan ada program mitigasi dapat mengurangi bencana di Kabupaten Bogor karena ada beberapa Kecamatan yang dianggap rawan bencana,” tukasnya (cex)

Comments