Polresta Bogor Terjunkan 675 Personel dalam Operasi Lilin Lodaya 2016

BOGOR- Demi pengamanan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, Polresta Bogor Kota mengerahkan 675 personel dalam Operasi Lilin Lodaya 2016. Jumlah itu, merupakan dua pertiga dari keseluruhan personel.

“Yang menjadi objek pengamanan yakni kebaktian dan Misa Natal di gereja-gereja, kami mengerahkan dua per tiga kekuatan, yakni sekitar 657 orang personel,” jelas Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto di Bogor, Rabu (21/12/2016).

Suyudi mengungkapkan, Kota Hujan memiliki 63 gereja. Terdiri dari delapan gereja besar, 12 gereja sedang dan 43 gereja kecil.

“Kami juga sudah koordinasi dengan pihak gereja. Karena kami butuh dukungan dari gereja juga dalam rangka pengamanan misa natal dan kebaktian,” katanya.

Hal yang perlu diantisipasi, kata dia, seperti ancaman terkait terorisme dan intoleransi. Upaya pencegahan telah dilakukan dengan mengumpulkan sejumlah elemen masyarakat, Muspika dan Muspida, termasuk pengurus gereja yang sudah sepakat untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru.

“Umat nasrani akan merayakan Natal, jadi kita harus peduli dengan ikut menjaga gereja. Jangan sampai ada kelompok yang mencoba melakukan tindakan anarkis, dan tindakan serius yang dapat mengganggu umat beribadah,” katanya.

Suyudi menyebutkan, Operasi Lilin 2016 ini, Polresta Bogor dibantu oleh anggota pengamanan samping seperti dari TNI, DLLAJ, Satpol PP dan elemen keamanan lainnya.

“Total 1.410 personel yang dilibatkan, 675 dari Polresta Bogor dan dari instansi TNI serta terkait ada 630 orang,” katanya.

Operasi Lilin Lodaya 2016 berlangsung selama 10 hari. Dimulai dari 23 Desember 2016 dan berakhir pada 1 Januari 2017. Sebelum pelaksanaan operasi, Polresta Bogor Kota menggelar rapat koordinasi pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2016 di Mapolwil Kapten Muslihat. (cex)