Bocah 11 Tahun Tewas Terlindas Bus di Jalan Transyogi

CILEUNGSI- Diduga lelah dan kantuk menempuh perjalanan jauh dari Bandung ke Jakarta, pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan di Jalan Raya Transyogi Cileungsi-Jonggol tepatnya di Kampung Panangga RT01/05, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Selasa (10/1) malam. Satu orang tewas dalam peristiwa ini, Jesica Rachim (11) meregang nyawa akibat terlindas bus.

Jesica dibonceng ayahnya, Denny Rudiana (55) menggunakan sepeda motor Suzuki Spin bernomor polisi D 2280 GC. Denny hanya mengalami luka-luka, sedangkan Jesica terjatuh dan terlindas bus yang datang dari arah berlawanan.

Saksi di lokasi kejadian, Abdul Rohman (24) menceritakan, awalnya korban hendak mendahului kendaraan di depannya. Naas, motor yang dikendarai Denny menghantam lubang hingga oleng dan terjatuh. Disaat bersamaan, bus Primajasa jurusan Tasik-Lebak Bulus melaju dari arah berlawanan dan melindas Jesica hingga tewas seketika.

“Saya lihat dia mau nyalip kkendaraan lain. Tapi terjebak di jalan rusak dan jatuh. Nah dari arah berlawanan, datang bus dan melindas anak perempuan. Bapaknya mah cuma luka-luka,” kata Rohman.

Korban, kata Rohman, melaju dari arah Jonggol ke Cileungsi. Sempat jadi tontonan warga karena korban tewas ada di kolong bus sebelum dievakuasi Unit Laka Lantas Agro Cileungsi. “Iya sempat jadi tontonan warga waktu polisi belum datang. Tapi polisi cepat datang dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Unit Laka Lantad Agro Cileungsi, Iptu Abdul Karim menjelaskan, korban baru pulang dari Cihempelas, Bandung menuju rumahnya di Kampung Gedong RT02/06, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Anaknya tewas di lokasi kejadian kalau ayahnya dibawa ke RSUD Cileungsi,” kata Iptu Abdul Karim.

Kepolisian juga memeriksa saksi-saksi dan supir bus bernomor polisi B 7406 PU, Tonny Suhendri Fahrudin, warga Kampung Sindangsari RT02/01, Desa Cikubang, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasik.

“Untuk barang bukti satu unit bus dan sepede motor sudah diamankan di Mako Sub Unit Laka Lantas Agro Cileungsi,” tukas Abdul. (ed)

Comments