Suka Merencanakan Liburan? Awas Malah jadi Pusing

BOGOR- Merencanakan waktu berlibur tidak cuma menyenangkan. Tapi juga sekaligus bisa berujung pada kekecewaan, seperti yanh dijelaskan dalam studi peneliti dari Ohio State University.

Dilansir Travel and Leisure, studi yang dimuat dalam Journal of Marketinh Research itu menyatakan jika merencanakan liburan justru membuat waktu berlibur menjadi menyebalkan bahkan seperti menyelesaikan utang.

“Kegiatan merencanakan sama halnya dengan bekerja. Kegiatan menyenangkan yang direncanakan akan mengurangi unsur kesenangannya,” kata Selin Malkoc, salah satu peneliti studi tersebut.

Dalam penelitiannya, Malkoc dan timnya memberi pertanyaan kepada sejumlah partisipan mengenai kegiatan menyenangkan yang selalu berujung menyebalkan.

Partisipan lalu menjawabnya dengan beberapa kegiatan, sebagian besar merupakan kegiatan di luar ruang yang biasa dilakukan sewaktu liburan, seperti mendaki gunung sampai pergi ke bar.

Saat ditanya lebih lanjut, ternyata seluruh kegiatan itu dilakukan dengan melakukan perencanaan terlebih dahulu.

“Perencanaan yang terlalu detil membuat orang lupa untuk menikmati suasana, menjadikan waktu menyenangkan seperti pekerjaan. Bukan kegiatannya yang menyebalkan,” ujar Malkoc.

Studi ini bukan menyarankan agar orang sama sekali tidak memiliki rencana. Sebelum menjalani waktu liburan, tentu saja orang harus memiliki rencana untuk membeli tiket atau memesan hotel.

Yang harus dihindari hanyalah merencanakan kegiatan menyenangkannya menjadi terlalu detil.

Salah satu solusi yang dianjurkan Malkoc ialah menyederhanakan rencana dan mengurangi ekspektasinya.

Jadi, kalau memiliki waktu di akhir pekan mendatang, tidak ada salahnya mulai mengajak teman-teman melakukan perjalanan darat menuju suatu kota tanpa membuat daftar tempat mana saja yang harus didatangi. (cex/cnn)

Comments