Empat Perusahaan Kakap Bayar ‘Hutang’ ke Pemkab Bogor

CIBINONG- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor menyerahkan 113 bidang fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) dari empat perusahaan, diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Bogor, Selasa (17/1).

Empat perusahaan itu adalah PT Sentul City, PT Fery Sonnevile, PT Bahana Agung Semesta dan PT Ambar Graha dengan total 672 hektare. Terdiri dari fasos fasum 104,5 hektare dan cadangan tanah makam 567,7 hektare.

Bupati Bogor, Nurhayanti berharap setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor segera menyerahkan kewajibannya itu secepat mungkin. Pasalnya, dia mencatat dari 806 perusahaan, hanya 20 persen yang telah menyerahkan fasos fasum ke pemda.

“Memang tidak semua masih ada. Tapi, itu tuga SKPD teknis untuk menginventarisasi mana perusahaan yang masih aktif untuk ditagih fasos fasumnya,” kata Nurhayanti di Pendopo Bupati, Cibinong.

Menurutnya, penyerahan 113 bidang ini bukan pekerjaan mudah dan baru kali ini ada penyerahan sertifikat sebanyak itu. Meski masih ada beberapa bidang lain yang tengah diverifikasi oleh BPN dari empat perusahaan itu.

“Ini sudah baik. Karena mereka memang wajib menyerahkan fasos fasum dan cadangan tanah makam. Memang banyak yang menyerahkan beberapa tahun setelah usaha mereka atau izinnya keluar,” tukas Yanti.

Sementata Plt Kepala Kantor BPN Kabupaten Bogor, AW Ganjar menjelaskan, ke depannya aset-aset pemerintah juga alan di sertifikatkan seperti Gedung Tegar Beriman yang masih dalan proses legalisasi di BPN.

“Perintah dari Ibu Bupati seperti itu. Setiap lahan yang dibebaskan menggunakan APBD, akan langsung di sertifikatkan untuk menghindari penyerobotan atau adanya gugatan tanah itu belum dibayar,” tukas Ganjar.

Menurutnya, PT Sentul City masih memiliki ‘hutang’ fasos fasum seluas 7 hektare. Sementara PT Fery Sonnevile masih cukup banyak, yakni 11 hektare. “Memang tidak mudah. Tapi akan terus diupayakan,” pungkas Ganjar. (cex)

Comments