Pemkab Bogor Upayakan Akses Terminal Parung Dibebaskan Tahun Ini

CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor akan coba menganggarkan pembebasan lahan untuk akses jalan masuk Terminal Parung pada APBD 2017 Perubahan.

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Nurhayanti, Kamis (16/2). Pembebasan dilakukan tahun ini dengan harapan, pengerjaan fisik bisa dilakukan pada 2018 mendatang.

“Selain dari APBD Kabupaten Bogor, kami juga akan upayakan bantuan dari Pemprov Jawa Barat maupun pemerintah pusat,” kata Nurhayanti.

“Kan tinggal jalan masuknya saja. Terminalnya kan sudah,” tambahnya.

Kepala Bidang Teknik An­gkutan dan Terminal pada Dinas Lalu Lintas Angkutan Ja­lan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, Dudi Rukmayadi menjelaskan, belum dikerjakannya bangu­nan fisik terminal itu lantaran belum dibebaskannya akses jalan keluar kendaraan.

“Memang lahan sudah sele­sai dibebaskan. Tapi kami kan hanya pengguna anggaran. Urusan Detail Engineering Design (DED)nya ada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Nah, untuk jalan masuknya su­dah dibebaskan, tapi jalan kelu­arnya belum,” kata Dudi.

Menurutnya, lahan yang diperlukan untuk akses keluar itu hanya 300 meter dari termi­nal ke Jalan Raya Parung. “Itu ada di Bina Marga. Kami tidak ingin terminal itu cuma jadi monumen tanpa fungsi. Ka­rena Parung sangat butuh den­gan terminal itu,” lanjutnya.

Menurutnya, jika dipak­sakan memakai satu jalan un­tuk keluar masuk, malah akan menambah macet di kawasan tersebut.

Ia mengungkapkan, dalam DED, DLLAJ mengajukan ang­garan sedikitnya Rp 20 miliar untuk pembangunan termi­nal itu. “Tapi kan tergantung TAPD nantinya. Mau dicairkan berapa termin atau sekaligus,” pungkasnya.

Pembangunan Terminal Parung tahap I menghabiskan dana Rp 5 miliar untuk pem­bangunan kontruksi, pemaga­ran, pemerataan dan pema­tangan tanah selama 180 hari, terhitung sejak 18 Juni hingga 14 Desember 2015. (cex)

Comments

comments




One thought on “Pemkab Bogor Upayakan Akses Terminal Parung Dibebaskan Tahun Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *