Puskesmas Rumpin Cuek, Uding dan Tiga Anaknya yang Cacat Mental dibantu PSM

RUMPIN- Sekretaris Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Makjudin memastikan pihaknya akan membantu, Uding (60), yang ketiga anaknya mengalami penyakit gangguan jiwa.

“Kita terus membantu memfasilitasi ketiga orang tersebut, agar bisa mendapat perawatan medis. Saat ini sedang diurus sama Bu Nurbiani, kader kesehatan dan PSM di desa ini.” Singkatnya.

Sementara itu, Nurbaini menyampaikan, jika tiga orang anak Uding tersebut adalah kakak beradik dan mengalami gangguan jiwa. Wanita yang akrab disapa Bude ini juga mengatakan bahwa, mereka adalah keluarga tidak mampu. “Pernah berobat, tapi kekurangan biaya. Saat ini saya sedang berusaha memfasilitasi mereka untuk dirawat di RS Marjuki Mahdi,” ujarnya. Dari ketiga orang tersebut, lanjut Bude, tinggal satu yang belum punya kartu BPJS. “yang dua sudah punya kartu BPJS. tinggal yang paling besar, kendalanya tidak masuk dalam catatan kartu keluarga (KK) Pak Uding,”ujarnya.

Meski begitu, Bude mengaku akan terus memprioritaskan bantuan tenaga dan fikirannya untuk membantu tiga orang penderita gangguan jiwa tersebut. Dirinya juga terus melakukan komunikasi dengan ikatan pekerja sosial masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor setta pihak UPT Puskesmas Rumpin. “jika yang satu BPJS nya masih agak lama, mungkin saya akan usahakan yang dua orang dulu agar bisa dirawat di rumah sakit. Karena mereka sudah punya BPJS.” kata Bude, kepada wartawan.

Dikonfirmasi, Kepala UPT Puskesmas Rumpin, belum memberikan tanggapan atas masalah ini. pertanyaan wartawan yang disampaikan via pesan singkat tidak dan telepon, hingga berita dibuat yang bersangkutan belum memberikan respon.

Seperti diberitakan sebelumnya, Uding harus susah payah mengurusi 3 (tiga) orang anak kandungnya yang mengalami gangguan kejiwaan. Duda yang hanya seorang petani ini, setiap hari harus merawat JN (30), YN (20) dan LH (17) seorang diri di rumahnya yang berada di Kampung. Panongan RT 004 RW 004, Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin. “Ya ketiga orang anak saya tersebut, sudah tahunan mengalami gangguan jiwa. Saya sudah berusaha untuk mengobati tapi belum ada tanda-tanda perbaikan. Apalagi saat ini saya hanya sendirian mengurus mereka, karena istri saya sudah 17 tahun lalu meninggal dunia.” ujar Uding. (mul).

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.