Anak Ini Punya Urusan Rahasia dengan Tuhan dan Akan Pulang 9 Tahun Lagi

LEUWILIANG- Ekin Suratotonta, bocah 14 tahun asal Kampung Sawah, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, pergi dari rumahnya dengan meninggalkan sepucuk surat yang isinya sungguh mengejutkan.

‘Saya bukan hilang tapi saya pergi, ini rahasia uruan saya dengan Tuhan. Tunggu 9 tahun’.

Itulah sepenggal surat Elkin yang ditinggalkannya sebelum dia menghilang sejak Selasa (28/2) lalu.

Ayah Elkin, Teger Beremamanta Bangun (44), cemas bukan kepalang. Ia khawatir anaknya mengalami hal yang tidak diinginkan.

“Saat kami pulang, Elkin saya udah engga ada dirumah. Saya kira pergi main tapi sampai hari ini belum juga pulang kerumah,” tuturnya saat dihubungi, Jumat (3/3).

Tulisan tangan Elkin (istimewa)

“Dalam surat itu juga tidak ditulis akan pergi kemana, dia cuma bilang akan kembali sembilan tahun lagi,” beber Teger.

Berikut kutipan surat yang ditinggalkan Elkin:

Salam sejahtera

Bapak terima kasih atas 14 tahun ini telah merawat dan terima kasih bapak apa yang engkau ajarkan dan juga ibu terima kasih telah merawat saya dan mengajarkan apa itu etika dan tata krama dan terima kasih telah meberikan sebuah pendidikan dan juga mama tua yang memberikan pendidikan dalam bidang permaian dan terima kasih atas beli yang telah memberikan pelajaran tentang kesabaran.

Tetapi dalam hal itu dalam hal itu saya berterimakasih atas segalanya, tetapi saya (Ekin) akan pergi ke rumah Tuhan, saya akan meninggalkan segala keinginan duniawi karna bapa di surga telah memilih saya dan saya telah menyerahkan diri saya kepada bapa di surga seperti firman (bukan aku memilih aku, tetapi aku memilih kamu) karena Tuhan telkah memilihku dari jutaan orang dan mohon maaf sata pergi ke rumah ini san siapa yang memulai dialah yang mengakhiri dan saya yang menjalani hidup saya dan sebab Tuhan yang merencanakan apa yang saya jalani dan Tuhan beserta ku sekalipun aku jalan dalam lembah kekelaman, ALLAH memilih saya dan selfi sehat-sehat kan semakin dekatlah dengan ALLAH jangan karna hal ini kalian akan semakin jauh dengan bapa di Sorga.

Rajin kamu kerja dan Seli jangan kamu marah-marah dengarkan kata orangtua mu, mama merawa rusur nujur.

Seli matua tutus elular semoga sehat-sehat kamu. Dan katakan enda (hal ini) ke orang lain termasuk media sosial dan secara lisan. Sebab saya bukan hilang tapi saya pergi, ini rahasia urusan saya dengan tuhan.

Tunggu 9 tahun.

Terima kasih

Ekin bangun

Surat itu menjadi bekal Teger untuk melaporkan kehilangan anaknya ke polisi. “Saya sudah lapor polisi, saya ingin putra saya bisa kembali kerumah,” ungkapnya.

Kapolsek Leuwiliang Kompol I Nyoman Suparta mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga Ekin pada Rabu (1/3).

“Laporannya sudah kami terima, sampai saat ini kami masih mencari tahu keberadaannya,” terangnya.

“Jika ada masyarakat yang melihat Ekin yang memiliki ciri-ciri tinggi 170 sentimeter, kulit sawo matang, rambut ikal pendek, mata sipit dan memiliki ciri khusus yakni empat pusar rambut di kepala, segera melaporkan ke aparat kepolisian atau kepada keluarga korban,” tukas Nyoman. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.