Bencana Alam Kepung Kota Bogor, BPBD Simulasikan Gempa Hebat yang Merusak Sejumlah Bangunan

Bogor – bogorOnline.com
Puluhan orang pengunjung dan karyawan di salah satu tempat usaha perdagangan bernama Cafe RoofTop di jalan sukasari 1 Nomor 1, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, langsung berhamburan keluar gedung dan menyelamatkan diri. Dua orang pengunjung di lantai 2 Cafe RoofTop tertimpa reruntuhan bangunan paska terjadinya gempa hebat yang terjadi di wilayah Bogor dengan kekuatan 6 Skala Richter (SR) lebih pada, Rabu (24/4/17).
Gempa yang terjadi mengakibatkan kerusakan terhadap bangunan di sejumlah wilayah di Kota Bogor, bahkan dampak dari gempa besar itu mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana diantaranya, kebakaran, longsor, bangunan runtuh, pergeseran tanah. Puluhan tim gabungan penanggulangan bencana di Kota Bogor langsung terjun ke sejumlah titik lokasi bencana di Kota Bogor, dimulai dari pendataan dampak kejadian, upaya penyelematan, sampai dengan penanganan korban bencana, serta mengkoordinasikan dengan lintas instansi terkait.
Selain mengakibatkan kerusakan bangunan di Cafe RoofTop, dampak gempa juga terjadi di Masjid Nurul Iman, komplek perumahan Budi Agung, Kecamatan Tanah Sareal, sekitar 150 orang jamaah pengajian yang sedang melaksanakan pengajian, berhamburan keluar menyelamatkan diri, dan berhasil ditangani tim Senkom Mitra Polri Kota Bogor.
Gempa juga mengakibatkan kebakaran hebat di gedung markas PMI Cabang Kota Bogor di jalan Indraprasta, Kecamatan Bogor Utara, dan langsung ditangani oleh Damkar Kota Bogor dibantu relawan PMI. Dampak Gempa juga mengakibatkan beberapa longsoran di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, sehingga harus ada pengungsian, dan dengan sigap ditangani oleh masyarakat yang tergabung dalam Pokja Kelurahan Tangguh Bencana Pasir Jaya.
Sigapnya para petugas penanganan bencana berasal dari BPBD, Damkar, Tagana, Pramuka, relawan PMI Kota Bogor, relawan Senkom Mitra Polri Kota Bogor dan relawan unsur masyarakat lainnya, yang terjun langsung dalam penanganan bencana bencana diatas, merupakan kegiatan simulasi penanggulangan bencana dalam rangka hari kesiapsiagaan bencana nasional (HKBN) tahun 2017 di Kota Bogor.
Kepala pelaksana BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengungkapkan, peristiwa bencana yang terjadi hanya sebuah simulasi dalam rangka HKBN tahun 2017. Kegiatan inipun dilandasi oleh 10 tahun lahirnya undang undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, BNPB melihat kurangnya pemahaman masyarakat terkait bencana, termasuk masih kurang dan minimnya kesadaran dari semua masyarakat.
“Diharapkan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun dalam rangka HKBN. Sedangkan HKBN ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan diseluruh Indonesia,” ucapnya.
Terkait masalah bencana, merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat maupun dunia usaha. Untuk simulasi hari ini ada 4 lokasi di kota Bogor dengan berbagai macam dampak bencana yang terjadi.
“Jadi penanganan bencana ini menunjukam upaya BPBD Kota Bogor untuk menyebarkan virus pengurangan resiko bencana, lebih baik meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana daripada menunggu bencana itu terjadi. Kami berharap meningkatnya kesadaran dan pemahaman bahwa bencana itu merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Nai)

Comments